MIMBAR AGRIBISNIS Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. Januari 2021. 7(1): 386-395 386 ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI SAYURAN DI KELURAHAN LAMBANAPU KECAMATAN KAMBERA KABUPATEN SUMBA TIMUR ANALYSIS OF INCOME FARMING OF VEGETABLES IN LAMBANAPU VILLAGE KAMBERA SUB-DISTRICT SUMBA TIMUR DISTRICT Elsa Christin Saragih Program Studi Agribisnis Universitas Kristen Wira Wacana Sumba Jl. R. Suprapto No. 35 Waingapu, Kabupaten Sumba Timur - NTT E-mail: elsacsaragih@unkriswina.ac.id (Diterima 3-12-2020; Disetujui 2-1-2021) ABSTRAK Sayuran merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang berperan penting sebagai sumber pendapatan yang dapat memenuhi kebutuhan hidup petani. Analisis pendapatan dan efisiensi usahatani merupakan awal dalam penentuan sikap untuk melakukan usahatani sayur- sayuran dan umumnya petani sayuran di Kelurahan Lambanapu belum pernah melakukan perhitungan pendapatan maupun besarnya biaya dalam proses usahataninya dengan terperinci. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis pendapatan dan efisiensi usahatani petani sayuran di Kelurahan Lambanapu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni 2020 di Kelurahan Lambanapu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Dengan menggunakan rumus Slovin ditentukan sampel sebanyak 43 petani. Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan dan R/C ratio. Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa pendapatan petani sayuran di Kelurahan Lambanapu selama satu musim tanam terakhir sudah menguntungkan. Pendapatan usahatani atas biaya tunai sayuran per 1000 m 2 pada musim tanam Mei-Juni 2020 mencapai Rp 9.377.295/MT/petani dan pendapatan atas biaya diperhitungkan sebesar Rp 8.079.380/MT/petani. hasil analisis efisiensi kegiatan usahatani sayuran di Kelurahan Lambanapu sudah efisien karena rasio R/C lebih dari satu (RC > 1), yaitu sebesar 5,53 untuk biaya tunai dan 3,37 untuk biaya yang diperhitungkan, yang berarti kegiatan usahatani sayuran ini layak untuk dikembangkan karena menguntungkan secara ekonomis. Kata kunci: Biaya diperhitungkan, Biaya tunai, Pendapatan, R/C Ratio, Usahatan sayuran ABSTRACT Vegetables are one of the horticultural crops that play an important role as a source of income that can meet the needs of farmers. The analysis of income and farming efficiency is the beginning in determining the attitude to do vegetable farming and in general, vegetable farmers in Lambanapu Village have never calculated the income or the amount of costs in the farming process in detail. This study aims to analyze the income and farming efficiency of vegetable farmers in Lambanapu Village. The research was conducted from May to June 2020 in Lambanapu Village, Kambera Sub- District, East Sumba Regency. This type of descriptive quantitative research. Using the Slovin formula, a sample of 43 farmers was determined. This research uses income analysis and R / C ratio. The results of the income analysis show that the income of vegetable farmers in Lambanapu Village during the last one planting season has been profitable. Farm income from cash costs for vegetables per 1000 m2 in the planting season from May to June 2020 is Rp. 9,377,295, - / farmer and the cost of income is calculated at Rp. 8,079,380, - / farmer. The results of the analysis of the efficiency of vegetable farming activities in Lambanapu Village are efficient because the R/C ratio is more than one (RC> 1), which is 5.53 for cash costs and 3.37 for calculated costs, which means that vegetable farming is feasible for developed because it is economically profitable. Keywords: Calculated costs, Cash costs, Iincome, R / C ratio, Vegetable farming