Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 2 - 4 Desember 2013 Copyright © 2013 SESINDO MODIFIKASI KRIPTOGRAFI HILL CIPHER MENGGUNAKAN CONVERT BETWEEN BASE Alz Danny Wowor Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana Jl. Diponegoro 50-66, Salatiga, 50711 Telp : (0298) 3419240, Fax : (0298) 3419240 E-mail : alzdanny.wr@gmail.com Abstrak Hill cipher merupakan sebuah teknik kriptografi klasik, yang menggunakan matriks sebagai kunci. Pada sisi lain, Hill cipher telah dipecahkan dengan kriptanalisis Known Plaintext Attack menggunakan perkalian matriks dan persamaan linier. Tulisan ini memodifikasi Hill cipher menggunakan Convert Between Base dan perkalian n-matriks kunci untuk setiap iterasi. Cipherteks dihasilkan dalam elemen bit sehingga dapat mempersulit kriptanalisis dengan perkalian matriks dan fungsi linier untuk dapat memecahkan kunci dan menemukan plainteks. Modifikasi ini berhasil menyelesaikan berbagai permasalahan pada Hill cipher. Kata kunci: Hill cipher, Known Plaintext Attack, Convert Between Base. Abstract Hill cipher is a clasic cryptography using matrix as a key. On the other hand, Hill cipher can be attacking with cryptanalysis using matrix multiplication and linear equations. This papaer deals with modification of the Hill cipher. In this, we have introduced Convert Beetwen Base on start and end in proces of encription-decryption. Multiplication with key of n-matrix in each step of teh iteration. From the cryptanalysis preformed in the investigation, we have found that chiper is a strong one. Keywords: Hill cipher, Known Plaintext Attack, Convert Between Base. 1. PENDAHULUAN Hil Cipher digolongkan sebagai teknik kriptografi klasik yang dibuat oleh Lester S. Hill dan diperkenalkan tahun 1929. Hill cipher termasuk dalam sistem kriptografi polialfabetik dengan menggunakkan 26 huruf dalam bahasa Inggris, yang berkorespodensi dengan angka 0 sampai 25 [1]. Kriptografi digunakan sebagai alat keamanan di komputer maupun jaringan internet. Hill cipher diperhadapkan dalam kondisi sekarang ini, maka terdapat beberapa kekurangan. Pertama, algoritmanya dirancang hanya dapat mengenkripsi karakter alfabet saja. Kedua, cipherteks yang dihasilkan hanya dalam karakter abjat. Ketiga, jumlah elemen plainteks sama dengan cipherteks. Hal-hal ini akan mempermudah kriptanalis untuk dapat menemukan hubungan yang linier antara plainteks dan cipherteks, pada [2] memperlihatkan bagaimana Hill cipher dipecahkan menggunakan perkalian matriks dan persamaan linier. Oleh karena itu, tulisan ini modifikasi Hill cipher menggunakan Convert Between Base yang dapat digunakan untuk mengkonversi bilangan plainteks dari suatu basis terpilih ke basis terpilih yang lain. Harapanya modifikasi ini dapat mengatasi berbagai permasalahan dari kriptografi Hill cipher. 2. KAJIAN PUSTAKA 2.1 Convert Between Base Proses Convert Between Base (CBB) diberikan dengan kedua defenisi berikut ini. Defenisi 1 [4]. Konversi sembarang bilangan positif berbasis 10 ke basis . Secara umum notasinya, Konv (, base). Defenisi 2 [4]. Konversi dari urutan bilangan (list digit) dalam basis ke basis , dinotasikan, Konv (, base) dengan jumlahan urutan bilangan (jumlahan ) mengikuti aturan,