21 A r t i k e l P e n e l i t i a n J. Kedokt Meditek Volume 24, No. 67, Juli - Sept 2018 Gambaran Makroskopik Mata Katarak Tikus Putih yang Ditetesi Umbi Bawang Dayak (Eleutherine americana) Margaretha Meytha M 1 , Erma Mexcorry Sumbayak 2 , Ninik Wibawani 2 1 Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana 2 Staf Pengajar Bagian Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Alamat Korespondensi: summexco@yahoo.com Abstrak Katarak adalah penyakit multifaktorial. Stres oksidatif dan usia diduga sebagai faktor utama pemicu terjadinya katarak. Adanya senyawa yang mempunyai aktifitas antioksidan diharapkan dapat mencegah terjadinya katarak. Bawang dayak (Eleutherine americana) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan naphtoquinone yang memiliki senyawa antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian tetesan bawang dayak dapat memperbaiki kondisi mata tikus yang mengalami katarak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik menggunakan sampel 24 ekor tikus (Rattus norvegicus) umur 9 hari yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok yang masing-masing terdiri dari 6 ekor tikus. Kelompok kontrol positif dan kelompok perlakuan diinduksi dengan natrium selenit 25µmol/kgBB secara subkutan. Kelompok perlakuan (kelompok kontrol negatif, kontrol positif, kelompok perlakuan dari hari pertama induksi, dan kelompok perlakuan dari hari kelima induksi) ditetesi satu tetes ekstrak umbi bawang dayak pada mata tikus kanan dan kiri secara berturut-turut selama 16 hari. Setelah hari ke 23, mata diamati secara makroskopis pada semua kelompok. Uji one way anova p < 0,01. Gambaran makroskopik kelompok kontrol negatif dengan kelompok kontrol positif dan terjadinya katarak dengan perlakuan tetesan ekstrak umbi bawang dayak satu hari setelahnya tidak berbeda bermakna, namun berbeda bermakna dengan kelompok katarak dengan perlakuan tetesan ekstrak umbi bawang dayak setelah 5 hari. Sari umbi bawang dayak berpengaruh dalam mencegah katarak pada konsentrasi 0,5 g/ml. Kata kunci : bawang dayak, natrium selenit, katarak, Eleutherine americana The Macroscopic Picture of White Rats with Cataract which Are Given Drops of Bawang Dayak (Eleutherine americana) Abstract Cataract is a multifactorial disease. Oxidative stress and age are thought to be the main factors triggering cataract. The presence of compounds that have antioxidant activity is expected to prevent the occurrence of cataracts. Dayak Onion (Eleutherine americana) contains alkaloid compounds, flavonoids, and naphtoquinone which have antioxidant compounds. The purpose of this study was to determine whether the administration of dayak onion droplets could improve the condition of the eyes of rat cataracts. This study was a laboratory experimental study using a sample of 24 9-day-old Rattus norvegicus grouped into 4 groups of 6 rats (negative control, positive control). The positive control and treatment groups weres induced using sodium selenite 25µmol/kgBB subcutaneous. The treatment group received one drop of dayak onion tuber extract in eyes for 16 days. After day 23 the eyes were observed macroscopically in all groups. One way ANOVA test p <0.01. The macroscopic finding between negative control group and the positive control group treated with dayak onion tuber extract droplets one day afterwards was not significantly different, but significantly different from the cataract group treated with onion tuber extract droplets dayak from 5 days onwards. Onion dayak tuber extract has an effect in preventing and treating cataracts at a concentration of 0.5 g/ml. . Keywords: dayak onion, sodium selenite, cataract, Eleutherine americana