Jurnal Laut Khatulistiwa, Vol. 3 No. 2 (Juli, 2020), Hal. 48-54. ISSN : 2614-6142 (Printed), 2614-8005 (Online) http://jurnal.untan.ac.id/index.php/lk Aji Ansari et al., (2020) 48 Distribusi Sedimen Dasar di Perairan Muara Mempawah Kalimantan Barat Distribution Sediment of Bedload at the Estuary Waters Mempawah, West Borneo Aji Ansari 1* , Apriansyah 1 , Risko 1 1 Laboratorium Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia * E-mail : ajiansari562@gmail.com Received : 5 Mei 2020 ;Accepted : 20 Juni 2020 Published: 30 Juni 2020 © Author(s) 2020. This article is open access Abstract The research bedload sedimentary distribusion is conducted in Estuary Mempawah, from February to March 2019. The study aims to determine the size of the sedimentary grain and the bedload sedimentary distribution. The research procedure begins with the bedload sediment from 12 stations. Than measurements of oceanographic conditions such as, tides, currents and measurement of waves. The results showed that the sedimentary fraction of the sand domination with the type of clay and sandy clay sediments. Current velocity of base current dominance with a value of 0.082 m/s and A significant wave of 0.69 meters, the tides in these waters are a type of mixed diurnal seen from Formzhal (F) number 2.46 in the waters. Keywords : Sedimentary fraction, sediment distribution, West Borneo Abstrak Penelitian distribusi sedimen dasar dilakukan di Perairan Muara Mempawah, sejak bulan Februari hingga Maret 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran ukuran butir sedimen dan sebaran sedimen dasar perairan. Prosedur penelitian diawali dengan pengambilan data sedimen dasar dari 12 stasiun. Kemudian pengukuran kondisi Oseanografi seperti, Pasang surut, Arus dan pengukuran Gelombang. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebaran fraksi sedimen dominasi pasir dengan jenis sedimen tanah liat dan tanah liat berpasir. Kecepatan arus dominasi arus dasar dengan nilai sebesar 0,082 m/s dan gelombang signifikan sebesar 0,69 Meter, dengan pasang surut di perairan ini merupakan tipe campuran condong harian tunggal dilihat dari bilangan Formzhal (F) 2,46 di perairan. Kata kunci : Fraksi sedimen, distribusi sedimen, Kalimantan Barat. 1. Pendahuluan Muara Sungai Mempawah merupakan kawasan yang memilliki peran penting bagi masyarakat sekitar seperti alur masuk/keluar bagi kapal, area pertambakan ikan, serta terdapat PPI (Pangkalan Pendaratan ikan) yang difungsikan sebagai pelabuhan tempat bongkar muat ikan dan persinggahan kapal- kapal (Solom et al., 2020). Keberadaan kawasan ini sangat mendukung perekonomian masyarakat dimana mayoritas penduduk sekitar berfokus di bidang kelautan, sehingga akan meningkatkan aktivitas di wilayah perairan. Aktivitas tersebut akan berdampak terhadap kondisi kedalaman dan lebar di perairan muara Mempawah. Muara sungai pada umumnya merupakan tempat bertemunya dua aliran massa air yang berbeda dari kawasan pesisir dan sungai (Komar, 1998). Kecepatan aliran di muara sungai sering terjadi dan mengalami perubahan ketika aliran air memasuki muara akan kehilangan energi dan semakin lambat. Aliran air yang mengalami perlambatan akan menyebabkan pengendapan sedimen dimuara