EcoGen Volume 1, Nomor 3, 5 September 2018 |659 Kausalitas Infrastruktur Transportasi, Foreign Direct Investment (FDI) dan Pertumbuhan Ekonomi....... KAUSALITAS INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI, FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Hana Raghdsifa A W, Hasdi Aimon, Mike Triani Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang Email: hana.raghdsifa@gmail.com Abstrak: .The aims of this study are to analyze the causal relationship between transportation infrastructure, foreign direct investment (FDI) and economic growth in Indonesia. The type of research used was descriptive associative. This study used secondary data and using time series data from 1987-2017 which were analyzed using Vector Auto Regression (VAR) analysis and continued with VECM analysis. The results of the VAR analysis have indicated that there is a causal relationship between the variables of transportation infrastructure and foreign direct investment (FDI), there is a one-way relationship between the variables of transportation infrastructure affecting economic growth and there is a one-way relationship between economic growth variables affecting foreign direct investment (FDI). Keywords: Transportation Infrastructure, foreign direct investment (FDI), economic growth (GDP) PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dimana negara Indonesia banyak melakukan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu pembangunan yang dilakukan adalah melakukan pembangunan infrastruktur transportasi, guna meningkatkan sarana dan prasarana negara. Indonesia sebagai negara berkembang membutuhkan persediaan modal yang besar untuk melakukan pembangunan, akan tetapi karena keterbatasan negara dalam menyediakan modal, langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan persediaan modal yaitu dengan mendorong masuknya Foreign Direct Investment (FDI) ke Indonesia. Infrastruktur transportasi merupakan salah satu aspek penting untuk mempercepat proses pembangunan nasional. Infrastruktur transportasi juga berperan sebagai roda penggerak pertumbuhan ekonomi (arindini, 2018). Infrastruktur transportasi memiliki peran yang penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Selain meningkatkan pertumbuhan ekonomi, infrastruktur transportasi juga dapat meningkatkan Foreign Direct Investment (FDI) yang masuk ke Indonesia. Laju pertumbuhan ekonomi dan investasi asing yang masuk ke suatu negara tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan infratsruktur transportasi. Ketersediaan infrastruktur transportasi yang memadai akan menjadi daya tarik bagi investor asing untuk berinvestasi, karena infrastruktur yang memadai menjadi alasan bagi investor asing untuk menanamkan modalnya. Untuk meningkatkan foreign direct investment (FDI) yang masuk, suatu negara berusaha untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur transportasi. Masuknya foreign direct investment (FDI) menjadi modal bagi suatu negara untuk melakukan kegiatan perekonomian. Foreign Direct Investment (FDI) dapat membantu suatu negara untuk melakukan pertumbuhan ekonomi, sehingga untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi diperlukan peningkatan penanaman modal asing dalam mengolah potensi ekonomi menjadi kekuatan ekonomi dengan menggunakan modal dalam negeri maupun modal luar negeri. Foreign Direct Investment (FDI) memiliki peran untuk memperlancar pembangunan infrastruktur transportasi bagi negara berkembang. Penyediaan infrastruktur transportasi merupakan komponen penting yang disediakan dalam kehidupan, pemerintahan, perekonomian dan kemasyarakatan. Keterbukaan suatu negara dengan masuknya foreign direct investment dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, karena dapat menambah faktor-faktor produksi domestik dalam hal kuantitas dan kualitas yang kemudian akan mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi di suatu daerah tidak dapat terlepas dari ketersediaan infrastruktur transportasi yang ada pada daerah tersebut. Infrastruktur transportasi memiliki peranan untuk melancarkan arus barang ke setiap wilayah, mobilitas manusia dan alokasi sumber daya ekonomi sehingga proses kegiatan produksi suatu perusahaan dan kegiatan perekonomian dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien, sehingga akan berdampak