85 Katalitik hidrogenasi lateks karet alam..................................(Puspitasari & Cifriadi)
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 33(2), 85-92, 2017
© Author(s); https://doi.org/10.20543/mkkp.v33i2.3327
Katalitik hidrogenasi lateks karet alam dengan
senyawa diimida pada skala semi pilot
Catalytic diimide hydrogenation of natural rubber latex
at semi pilot scale
Santi Puspitasari
*
, Adi Cifriadi
Pusat Penelitian Karet, Jalan Salak Nomor 1 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
*Penulis korespondensi. Telp: +62 251 8319817, Fax : +62 251 8324047
E-mail: puspitasari.santi@puslitkaret.co.id
Diterima: 29 Agustus 2017 Direvisi: 8 November 2017 Disetujui: 11 November 2017
ABSTRACT
Improvement on thermal oxidative resistance of natural rubber can strenghten its application especially on the
manufacture of outdoor rubber goods. Thermal oxidative resistant natural rubber can be synthesized by diimide
hydrogenation, generated insitu from oxidation of hyrazine hydrate with hydrogen peroxide. The research studied
diimide hydrogenation of natural rubber latex at semi pilot scale of capacity 2.5 kg latex/batch. The reaction
used boric acid as catalyst, and combination of anionic/nonionic surfactants to maintain the latex stability during
reaction. Variables of reaction include temperature (40 and 50
o
C) and proportion of hydrazine hydrate/hydrogen
peroxide. Based on the qualitative and quantitative analysis, the optimum condition of diimide hydrogenation
was achieved at 50
o
C with proportion of hydrazine hydrate/hydrogen peroxide as 42.5/35 phr. The hydrogenated
natural rubber has better thermal oxidative resistance compare to unmodifed natural rubber since it has tough
and hard textures, highest plasticity retention index as 38.5% and degree of hydrogenation as 60.48%, and lowest
gel content as 56.98%.
Keywords: Diimide, natural rubber, thermal oxidative resistance, hydrogenation.
ABSTRAK
Peningkatan ketahanan oksidasi termal karet alam dapat memperluas aplikasinya terutama untuk pembuatan
produk karet yang diaplikasikan di luar ruangan. Karet alam tahan oksidasi termal dapat dibuat secara hidrogenasi
menggunakan senyawa diimida yang dihasilkan secara insitu dari oksidasi hidrasina hidrat oleh hidrogen peroksida.
Pada riset ini dipelajari kondisi optimum reaksi hidrogenasi lateks karet alam pada skala semi pilot berkapasitas 2,5
kg lateks pekat/batch berkatalis asam borat. Sistem kestabilan koloid lateks selama reaksi dipertahankan dengan
penambahan kombinasi surfaktan anionik/nonionik. Variabel yang ditetapkan dalam reaksi meliputi suhu (40
dan 50
o
C) dan rasio konsentrasi hidrasina hidrat (40 dan 42,5 phr) terhadap hidrogen peroksida (30 dan 35 phr).
Berdasarkan hasil analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap karet terhidrogenasi diketahui bahwa kondisi optimal
reaksi hidrogenasi lateks karet alam dicapai pada suhu 50
o
C dengan rasio konsentrasi hidrasina hidrat/hidrogen
peroksida sebesar 42,5/35 phr. Pada kondisi reaksi tersebut, karet terhidrogenasi memiliki sifat ketahanan oksidasi
termal yang lebih baik dibandingkan karet alam murni yang ditunjukkan dengan wujud bertekstur kokoh, keras,
dan tidak lengket, indeks ketahanan plastisitas tertinggi sebesar 38,5% dan derajat hidrogenasi sebesar 60,48%.
Karet hidrogenasi tersebut juga memiliki kadar gel yang rendah sebesar 56,98%.
Kata kunci: Diimida, karet alam, ketahanan oksidasi termal, hidrogenasi.
PENDAHULUAN
Karet alam Hevea brasiliensis Muell Arg
merupakan biopolimer yang tersusun atas mono-
mer isoprena yang saling berikatan membentuk
rantai panjang cis 1,4-poliisoprena. Rantai panjang
poliisoprena mengakibatkan karet alam memiliki
sifat mekanik yang unggul namun keberadaan
ikatan rangkap C=C justru menyebabkan karet
alam tidak tahan terhadap proses oksidasi termal
sehingga membatasi apikasinya terutama untuk
keperluan luar ruangan (Arayapranee & Rempel,
2009; Kongparakul et al., 2011; Piya-areetham et