Jurnal Pendidikan Biologi, Vol. 6, No. 3, Edisi Agustus 2017 361 Hubungan Konsep Diri dan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Di Kelas XI IPA SMA Siti Khadizah Harahap* dan Herbert Sipahutar Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Medan, Medan * E-mail : sitikhadizah1994@gmail.com Abstract. The purpose of this study was to determine the student’s self concept relationship relationship and emotional intelligence on student’s achievement in eleventh science grade SMA Se-kota Tebingtinggi Academic Year 2016/2017. Questionnaire was used to know the self concept and emotional intelligence, while the learning out comes gotten from student’s biology exam score in last semester document. From the results of the test data requirements known that the relationship of self-concept and emotional intelligence on students achievement, that calculated by testing the coefficient of determination, percentage of contribution obtained 59,29% for self- concept of students, 54,76% for the emotional intelligence of learning, and 62,4% for the emotional intelligence and self-concept on student biology achievement. From the research, results can be obtained that Ha accepted because there is a significant relationship between self-concept and emotional intelligence on student’s achievement in eleventh science grade SMANegeri Se-kota Tebingtinggi Academic Year 2016/2017. Keywords: Self Concept, Emotional Intelligence, Biology Achievement PENDAHULUAN Intelegensi dan konsep diri sangat mempengaruhi prestasi. Namun, Goleman (2001), mengemukakan bahwa banyak orang yang memiliki keahlian dan potensi akademik (IQ) yang sangat baik, namun mengalami kegagalan dalam kehidupannya. Kelemahan fatal dalam setiap kasus yang ditemuinya berada pada domain emosi. Emosi yang tak dapat dikendalikan dapat membuat orang pandai menjadi bodoh. Orang yang kurang cerdas secara emosi tidak akan dapat menggunakan kemampuan kognitifnya untuk mencapai potensi maksimal. Aspek akademik hanya merupakan bakat yang dimiliki peserta didik, kecerdasan akademik praktis tidak menawarkan persiapan untuk menghadapi gejolak atau kesempatan yang ditimbulkan oleh kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Peserta didik yang memiliki kemampuan akademik yang baik, akan tetapi tidak didukung oleh kecerdasan emosi yang tinggi akan, mempengaruhi hubungannya dengan orang disekitarnya (Mulyati, 2005). Sementara itu, peserta didik dengan EQ tinggi akan berupaya menciptakan keseimbangan dalam dirinya, bisa mengusahakan dalam kebahagian pada dirinya sendiri dan bisa mengubah sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang positif dan bermanfaat bagi kesuksesan belajar dirinya. Apabila seseorang siswa berpikir akan berhasil, ini merupakan kekuatan atau dorongan baginya untuk mencapai kesuksesannya. Begitu juga sebaliknya, jika siswa berpikir akan gagal, maka hal ini sama saja dengan mempersiapkan kegagalannya. Dengan kata lain konsep diri adalah penilaian tentang diri kita yang meliputi apa yang dipikirkan dan apa yang kita rasakan. Hal ini dikarenakan konsep diri dianggap sebagai kunci yang mengatur dan mengarahkan perilaku manusia. Berdasarkan laporan Hidayatullah (2014),ternyata siswa MTs Al-Wasiah mengalami kurangnya perkembangan kecerdasan emosional seperti motivasi diri yang rendah, kurang menyesuaikan diri dengan oranglain, kurang menghargaiorang lain, sehingga terhambatnya proses belajar disekolahnya. Dalam kaitan pentingnya konsep diri dan kecerdasan emosional pada diri siswa sebagai bagian faktor penting untuk meraih prestasi akademik, maka dalam penyusunan skripsi ini peneliti ingin meneliti: “Hubungan Konsep Diri dan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa di Kelas XI IPA SMA Negeri Se-Kota Tebingtinggi Tahun Pembelajaran 2016/2017 ”.