JURNAL INOVTEK POLBENG, VOL. 8, NO. 1, JUNI 2018 ISSN 2088-6225 E-ISSN 2580-2798 98 STRATEGI PENANGANAN PERSIMPANGAN JALAN DITINJAU DARI ASPEK TEKNIS DAN EKONOMIS (STUDI KASUS JALAN SOEKARNO HATTA – JALAN KAHARUDIN NASUTION KOTA PEKANBARU) Wendra Hidayat 1 , Zulfikar Djauhari 2 , Ari Sandhyavitri 3 1 Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau 2,3 Dosen Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau Kampus Bina Widya J. HR Soebrantas KM 12,5 Pekanbaru, Kode Pos 28293 Email : wendra.hidayat@gmail.com 1 Abstrak Kajian ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap strategi penanganan simpang berdasarkan data lalu lintas yang ada, dengan cara memproyeksikan keadaan persimpangan tersebut untuk jangka pendek, menengah dan panjang apakah derajat jenuhnya sudah melewati ambang batas DS=0,80. Jika niai DS>0,80, maka akan dikaji beberapa alternatif strategi penanganan simpang secara teknis maupun secara ekonomis agar tingkat pelayanan simpang tersebut tetap maksimal. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode traffic counting, sedangkan untuk pengkajian alternatif penanganan simpang secara teknik menggunakan metode MKJI 1997, secara ekonomi menggunakan metode LAPI ITB, analisa nilai waktu dengan nilai waktu hasil penelitian Dirjen Bina Marga dan analisa biaya investasi dengan analisa Benefit Cost Ratio dan Net Present Value. Selain itu digunakan juga metode analisa geometrik untuk memproyeksikan jumlah Lalu lintas Harian Rerata (LHR). Kata kunci : Kemacetan, derajat jenuh (DS), tingkat pelayanan, manfaat, biaya. Abstract This study aims to provide a solution to the intersection handling strategy based on existing traffic data, by projecting the state of the intersection for short, medium and long term whether the degree of saturation has crossed the DS threshold = 0.80. If the DS is> 0.80, we will examine some alternative strategies for technologically and economically handling the intersection so that the maximal service level will remain maximal. Data collection method used in this research is traffic counting method, while for alternative assessment of technical crossover handling using MKJI method 1997, economically using LAPI ITB method, time value analysis with time value of result of research of Directorate General of Highways and analysis of investment cost with analysis Benefit Cost Ratio and Net Present Value. In addition, geometric analysis methods are used to project the average Daily Traffic (LHR). Keywords: Congestion, degree of saturation (DS), service level, benefit, cost. 1. PENDAHULUAN Permasalahan lalu lintas di kota Pekanbaru saat ini menjadi permasalahan yang cukup serius, mengingat kota pekanbaru merupakan ibu kota Provinsi Riau, selain sebagai pusat pemerintahan, Pekanbaru juga memiliki pusat-pusat kegiatan ekonomi, sosial, budaya yang sibuk dan terus berkembang, sehingga menimbulkan kemacetan dibeberapa lokasi yang menyebabkan menurunnya tingkat pelayanan beberapa ruas jalan dan persimpangan.Salah satu persimpangan yang rawan akan kemacetan dipekanbaru adalah simpang Jl. Soekarno Hatta – Jl. KH Nasution, hal ini disebabkan selain persimpangan tersebut satu-satunya pintu masuk kendaraan dari daerah Taluk Kuntan (Kab. Kunsing), dan salah satu pintu masuk kendaraan dari daerah Kampar Kiri (Kab. Kampar) juga dipersimpangan tersebut terdapat pangkalan tentara batalyon ARHANUDSE-13, sehingga banyak juga kendaraan-kendaraan militer pada jam tertentu melalui persimpangan tersebut sehingga menyebabkan kemacetan. proyeksi nilai DS>0,80 pada tahun ke 10 maka, untuk menyikapi hal tersebut perlu dilakukan evaluasi dan kajian studi mendalam yang meliputi aspek teknis maupun aspek ekonomis perlakuan terhadap simpang tersebut[1]. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan memproyeksi simpang Jl. Soekarno Hatta – Jl. Kaharudin Nasution secara teknis dan