http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor Konselor Volume 7 Number 3 2018 ISSN: Print 1412-9760 Online 2541-5948 DOI: https://doi.org/10.24036/0201873101379-0-00 Received June 28, 2018; Revised October 16, 2018; Accepted November 30, 2018 95 Rasch Stacking Analysis: Differences in Student Resilience in Terms of Gender Ifdil Ifdil 1 , Rima Pratiwi Fadli 2 , Yuda Syahputra 3 , Lira Erwinda 4 , Nilma Zola 5 , Afdal Afdal 6 123456 Univeritas Negeri Padang *Corresponding author, e-mail: ifdil@konselor.org Abstract West Sumatra as one of the zones in Sumatra that has high natural disasters. Improving self-resilience from natural disasters are needed, so it is necessary to describe the condition of student resilience after the disaster so far. This study aims to describe the differences in resilience between male and female students in high school in West Sumatra. The sample from this study was 802 students (406 men and 396 women) spread in secondary schools in West Sumatra. The analysis technique used is independent sample t-test combined with stacked rash models. The results of the analysis show that there are differences in resilience between male female students in high school in West. The female students higher than that of male, which is seen from the female to higher than male in answering the TIRI instrument. Keyword: Resiliensi, TIRI (Taufik & Ifdil Resiliensi Inventory), Rasch Stacking, Gander Analisis Rasch Stacking : Perbedaan Resiliensi Siswa berdasarkan Gender Abstrak Sumatera Barat sebagai salah satu zona di Sumatera yang memiliki bencana alam tinggi. Diperlukan peningkatan ketahanan diri dari bencana alam, sehingga perlu untuk menggambarkan kondisi ketahanan siswa setelah bencana sejauh ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan ketahanan antara siswa pria dan wanita di sekolah menengah di Sumatera Barat. Sampel dari penelitian ini adalah 802 siswa (406 pria dan 396 wanita) yang tersebar di sekolah menengah di Sumatera Barat. Teknik analisis yang digunakan adalah independent sample t-test yang dikombinasikan dengan model ruam bertumpuk. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan ketahanan antara siswa perempuan laki-laki di sekolah menengah di Barat. Siswa perempuan lebih tinggi daripada siswa laki-laki, yang terlihat dari siswa perempuan hingga siswa laki-laki yang lebih tinggi dalam menjawab instrumen TIRI. Kata Kunci: Resiliensi, TIRI (Taufik & Ifdil Resiliensi Inventory), Rasch Stacking, Gander. How to Cite: Ifdil, I., Fadli, R. P., Syahputra, Y., Erwinda, L., Zola, N., & Afdal, A. (2018). Rasch Stacking Analysis: Differences in Student Resilience in Terms of Gender. Konselor, 7(2), 95-100. https://doi.org/10.24036/0201873101379-0- 00 This is an open access article distributed under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. ©2018 by author Pendahuluan Kejadian bencana alam sudah berlangsung ribuan tahun yang lalu, bencana alam dengan segala ragam jenisnya akan terus terjadi seperti: gempa bumi, gunung meletus, banjir, angin kencang, tsunami dan banyak lagi jenisnya (Smit, 2003). Dampaknyapun tidak sedikit, mulai dari kerusakan fisik, kerugian material, trauma secarapsikologis(RI, 2007; Rusmiyati & Hikmawati, 2012) sampai korban jiwa (Dore & Etkin, 1964). Menghadapi situasi semacam ini, bukan berarti bersikap pasrah terhadap bencana, tanpa melakukan apapun. Sebab, bencana selalu terkait dengan tingkat kerentanan seseorang atau lingkungan. Salah satu cara untuk mengatasi kerentanan terhadap bencana alam tersebut adalah resiliensi. Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk bangkit dari keterpurukan, kemalangan(Walsh, 2015), pasca bencana (Habibah, Lestari, Oktaviana, & Nashori, 2018; Tampi, B., Kumaat, & Masi, 2013),