Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Vol. 13 No. 2, Desember 2017 ISSN 2477-0361 ABSTRAK Penelitian pendahuluan ini bertujuan untuk menggali data awal mengenai rintisan pembangunan sistem usaha bersama kelompok tani berupa lumbung padi (lumbung paceklik) di desa. Jenis kelompok usaha ini berbasis pada sistem pengetahuan lokal yang berkarakter kebersamaan, kesetiakawanan, gotong royong, dan terbukti tangguh dalam menghadapi perubahan global. Untuk memulainya diperlukan langkah-langkah teknis-strategis dan terpadu, yang melibatkan berbagai unsur terkait, seperti perguruan tinggi, badan usaha yang ada di desa, pemuka masyarakat, kelompok usaha masyarakat, perpustakaan desa, dan unsur lainnya. Pendekatan yang digunakan adalah observasi lapangan dan wawancara dengan sejumlah unsur terkait. Adapun langkah teknis yang dilakukannya adalah sebagai berikut: (a) menggali informasi awal melalui diskusi dengan masyarakat mengenai peta permasalahan kemiskinan pedesaan dilihat dari aspek penyediaan sarana pelatihan usaha berbasis membaca sumber-sumber informasi kewirausahaan; (b) belajar bersama masyarakat miskin pedesaan mengenai potensi usaha di desa atas dasar pandangan dan pengalaman mereka; (c) menyusun model usaha berbasis pemanfaatan sumber bacaan yang cocok dengan jenis usaha di desa; (d) diskusi mengenai rintisan penyelenggaraan kelompok usaha berbasis Lumbung Padi di desa, yang terbukti tahan terhadap perubahan global; dan (e) mensinergikan semua kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing unsur di atas, dalam bentuk model harmoni desa tani, penduduk miskin, lumbung padi, dan perpustakaan desa. Kata kunci: Desa Tani; Penduduk Miskin; Lumbung Padi; Perpustakaan Desa. ABSTRACT This preliminary study aims to explore the initial data on the pilot system of the development of joint venture within farmer groups of granary (granaries famine). The farmer groups work based on local knowledge with their commitment of togetherness, solidarity, mutual help, and proved resilient to face global change. To start the activities, several aspects are needed to support such as necessary technical-strategic and integrated approach, involving various related elements, such as universities, business entities that exist in the village, community leaders, business groups community and village library.. The approach used is field observation and interviews.. The technical steps for the process were as follows: (a) exploring the initial information through discussions with the community about the problems of rural poverty maps from the aspects of the provision of business training based reading information sources entrepreneurship; (b) communicating with poor rural communities about the potential for business in the village based on their views and experiences; (c) developing a business model based on the use of business reading materials; (d) conducting a discussion on the pilot implementation of a business group based Lumbung Padi villagetowards global change; and (e) synergizing all activities performed by each of the above elements, in the form of a model village harmony peasants, the poor, granary, and the village library. Keywords: Farming Village; Poor; Granary; Village Library DESA TANI, PENDUDUK MISKIN, LUMBUNG PADI, DAN LAYANAN IMPLEMENTATIF PERPUSTAKAAN DESA DI KECAMATAN PAMARICAN KABUPATEN CIAMIS 1 2 3 1 Pawit M. Yusup , Engkus Kuswarno , Nuning Kurniasih , Ute Lies Siti Chodijah 1 Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fikom, Universitas Padjadjaran 2 Pusat Studi Komunikasi Lingkungan, Fikom, Universitas Padjadjaran 3 Laboratorium CMC, Fikom, Universitas Padjadjaran e-mail: pawitmy@gmail.com Naskah diterima: 20 Maret 2017, direvisi: 12 September 2017, disetujui: 19 Oktober 2017 Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Vol. 13, No. 1, Juni 2017, Hal. 191-204 DOI: http:// 10.22146/bip.23136 ISSN 1693-7740 (Print), ISSN 2477-0361 (Online) Tersedia online di https://jurnal.ugm.ac.id/bip 191