Jurnal Manajemen Kesehatan STIKES Yayasan RS. Dr. Soetomo, Vol.2 No. 1, April 2016 : 43-59 ANALISIS LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU MEROKOK REMAJA DI KECAMATAN PANGARENGAN KABUPATEN SAMPANG MADURA Diah Wijayanti Sutha * *Dosen D3 RMIK STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo Surel : diahwsutha@gmail.com ABSTRAK Perokok usia remaja dengan rentang usia 14-19 tahun, di Indonesia terus meningkat. Banyak faktor yang menyebabkan mereka merokok di usia muda tersebut, salah satu alasan mereka merokok agar diterima dikalangan kelompoknya yaitu lingkungan sosialnya (keluarga, teman sebaya dan guru yang merokok). Permasalahan ini jelas menjadi topik yang sangat memerlukan perhatian mengingat remaja merupakan generasi penerus bangsa yang nantinya juga menjadi penerus untuk pembangunan negara ini. Tujuan : Menganalisis kondisi lingkungan sosial terhadap perilaku merokok remaja di Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah explanatory research dengan rancangan belah lintang (cross sectional). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pelajar remaja yang berada di Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang Madura yaitu sebanyak 1.610. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan Simple Random Sampling, maka diperoleh sampel penelitian sebesar 214. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil : Variabel lingkungan sosial yang mempunyai hubungan yang signifikan terhadap perilaku merokok adalah semua variabel yang ada yaitu lingkungan keluarga, teman sebaya, guru, idola, dan lingkungan budaya, karena mempunyai nilai P yang lebih kecil dari α= 0,05. Kata Kunci: Remaja, Perilaku merokok, lingkungan sosial (Keluarga, Teman sebaya, guru, idola, dan budaya) ABTRACT Adolescent smoking behavior (14-19 years) in Indonesia continues to increase. Many of the factors that cause them to smoke at a young age, one of the reasons they smoke in order to be accepted among the group that the social environment (family, peers and teachers who smoke). This issue is obviously a topic that is in need of attention given adolescents are the future generation who will also be the successor to the country's development. Objective: To analyze the social environment on adolescent smoking behavior in District Pangarengan Sampang. Method: This research is explanatory research with cross sectional design (cross-sectional). The population in this study were all students in their adolescents who are in Pangarengan Sampang, Madura as many as 1,610. The sampling technique was performed using Simple Random Sampling, then obtained a sample of 214. The data analysis using Chi Square. Results: Variable social environment has a significant connection to the smoking behavior are all variables which are the family environment, peers, teachers, idols, and cultural environment, because it has a P val ue less than α = 0.05. Keywords: Adolescents, Smoking behavior, social environment (family, peers, teachers, idols, and culture)