HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN SISWA DALAM MENGHADAPI TES DENGAN TINGKAT MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI PADA SISWA KELAS X MIA SMA NEGERI 21 JAKARTA The Relationship between Test Anxiety Level and Biology Learning Motivation Level on X MIA Students 21 Senior High School Jakarta Eka Putri Azrai, Dian Evriyani, Achmad Ramadani Prastya Pendidikan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Jakarta Email: ep_azrai@yahoo.com ABSTRACT Test is an activity used as indicators success of education that applies to all subjects including biology. Unfortunately, there are assumption that biology is a boring subject , too much memorizing, and that is not relevant for our life. It can increase the anxiety experienced by students during the tested. This study aimed to determine the relationship between test anxiety level and Learning Biology Motivation. This study was conducted in 21 Senior High School Jakarta on January until February 2016. Research method used in this study was correlational study. Population from this study were X MIA students. A total of 122 students used for this study were taken by Simple Random Sampling. Prerequisites tests data was homogeneous and normally distributed. Correlation test resulted -0,398 which means there was a relationship between test anxiety level with biology learning motivation level on X MIA Students 21 Senior High School Jakarta. Regulation test resulted Ŷ = 85.725 - 0.312x, with X is test anxiety level and Y is biology learning motivation level. Determination coefficients resulted 0.159 that mean test anxiety have a contribution 15.9% determined learning motivation, while the other factor have a contribution too. Keywords : Test anxiety, biology learning motivation PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu unsur penting dalam pembangunan sebuah bangsa. Keberhasilan pendidikan sebagai sebuah proses ditunjukkan dari hasil belajar yang diperoleh melalui kegiatan evaluasi. Beberapa kegiatan evaluasi yang biasa dilakukan di sekolah mencakup ulangan harian, ujian tengah semester, sampai ujian akhir semester. Evaluasi tersebut berlaku untuk semua mata pelajaran termasuk Biologi. Biologi adalah salah satu mata pelajaran yang ada di sekolah menengah atas sebagai pendidikan sains. Dalam kenyataannya Biologi masih dipandang sebagai mata pelajaran yang menyulitkan. Siswa masih menganggap bahwa Biologi merupakan mata pelajaran yang membosankan, terlalu banyak hafalan, dan tidak relevan pada kehidupannya (Nugraini, 2015). Banyaknya materi yang harus dihafal dan pembelajaran yang cenderung membosankan membuat siswa menjadi tertekan dan dapat menyebabkan timbulnya kecemasan yang terakumulasikan pada saat tes (Zeidner, 2005). BIOSFER: JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI (BIOSFERJPB) 2016, Volume 9 No 1, 47-54 ISSN: 0853-2451