MONSU’ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3, No. 2, Bulan Oktober, 2020. 108 PEMBINAAN KELOMPOK USAHA BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA ALO KECAMATAN BONE RAYA KABUPATEN BONE BOLANGO Novianty Djafri 1 , Syamsu Qomar Badu 2 , Meilinda Lestari Modjo 3 1,2,3 Universitas Negeri Gorontalo Email : noviantydjafri@ung.ac.id 1 syamsu@ung.ac.id 2 linda.modjo@gmail.com 3 Article History: Received : 30-9-2020 Revised : 21-10-2020 Accepted : 30-10-2020 Abstract : Tujuan Kegiatan ini, adalah; 1) untuk memberikan pembinaan kepada kelompok usaha di Desa Alo. 2) untuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Alo. Adapun kelompok Usaha Bersama (KUBE) Desa Alo, utusan terdiri dari 3 Orang. Adapum metode pelaksanaan kegiatan ini adalah menggunakan; Analisis SWOT; Melihat peluang dan tantangan di masyarakat, berupa pendampingan; 1) sosialisasi (FGD;), 2) BimTek; pelatihan/praktek). Kegiatan dilakukan melalui (BimTek); 1) Sosialisasi; a) bidang Manajemen Pendidikan Adapun; a) Bidang Manajemen Pendidikan; sosialisasi; mengulas karakteristik dan potensi desa Alo, mengedukasi masyarakat; melalui materi softskill & lifeskill, sehingga masyarakat dapat menggunakan fungsi manajemen dalam memanfaatkan potensi lokal, berupa; pemanfaatan hasil pertanian; pisang, sebagai hasil potensi masyarakat Desa Alo. Hasil kegiatan di Desa Alo, yaitu: 1) Produk Unggulan atau Produk Utama; Ba’Alo (Bakso Ikan, isi Pisang Desa Alo, sebab sebagai makanan alternative/pilihan masyarakat di Desa Alo. (kuliner). 2) Bimtek; berupa pelatihan dan praktek membuat Bakso kepada masyarakat dan juga pelatian tentang pengemasan dan pelabelan; pembinaan untuk kelompok masyarakat Keywords: Ba’Alo. Manajemen Lingkungan Pendahuluan Desa Alo terletak di Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango,.Provinsi Gorontalo. Desa ini merupakan desa yang belum lama terjadi pemekaran, sebulumnya Desa Alo masih termasuk dalam Desa Tombulilato dan nama Desa Alo yang sekarang dulunya hanyalah salah satu dusun di Desa Tombulilato tersebut. Penamaan dari Desa Alo itu sendiri diambil dari sejarah yang terjadi di Desa tersebut, yaitu tempat penangkaran burung alo, burung Alo selalu bertengger di bebatuan kecil maupun besar, di pepohonan. Desa alo ini terdiri dari bebatuan kecil dan yang besar, pohonan, gunung dan tanah hamparan yang luas, kemudian batuannya di memarkan diratakan dengan hamparan tanahnya dan dikembangkan melalui pemekaran Desa Alo. Desa Alo terdiri dari tiga dusun diantarany; Dusun Tindahiya, Dusun Bontula dan Dusun Tilayo. Adapun batas-batas dari Desa Alo adalah sebagai berikut: Batas Utara; Desa