Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Online http://jurnal.lppm.unram.ac.id/index.php/jurnalpepadu Vol. 1 No. 1, Januari 2020 106 Peningkatan Kualitas Bentuk Sediaan Produk Minuman Jamu Kunyit Asam Melalui Pembuatan Permen Jelly di Industri Rumah Tangga Jamu Jeng In Desa Wedomartani Ngemplak Sleman Yogyakarta Wisnu Kundarto* 1 , Dian Eka Ermawati 1 , Yeni Farida 2 , Indrawati Kurnia Setyani 3 , Vilian Septiana 1 , Nurul Rochmawati 1 1 Program Studi D3 Farmasi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta 2 Program Studi S1 Farmasi, Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret, Surakarta 3 Jeng In Jamu Homemade, Yogyakarta Kata Kunci: minuman jamu, kunyit asam, permen jelly Abstrak: Jeng In Jamu Homemade telah rutin memproduksi minuman jamu dalam bentuk segar, dan saat ini sudah mendapatkan izin industri rumah tangga. Industri rumah tangga ini dalam proses mendapatkan sertifikat halal. Jamu kunyit asam segar merupakan produk yang paling banyak diminati konsumen. Kendala yang dihadapi mitra adalah daya tahan produk jamu yang tidak lama sehingga kapasitas produksi selama ini masih terbatas. Pengabdian ini bertujuan untuk memodifikasi jamu kunyit asam segar menjadi bentuk permen jelly sehingga menjadi varian produk yang lebih lama daya simpannya. Tim pengabdian melakukan koordinasi dengan mitra, pendampingan pembuatan permen jelly, evaluasi produk meliputi uji organoleptik dan uji hedonik permen, dan pemberian bantuan alat-alat agar kapasitas produksi meningkat. Hasil uji organoleptik menunjukkan prototype permen jelly kunyit asam yang mempunyai tekstur kenyal, berwarna kuning pucat, berasa khas jamu kunyit asam. Hasil uji hedonik menunjukkan produk permen jelly kunyit asam ini secara umum dapat diterima, tetapi masih perlu perbaikan dalam rasa dan warna agar lebih menarik. Kegiatan follow up masih akan dilakukan sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan. Korespondensi: wisnukundarto@staff.uns.ac.id PENDAHULUAN Minat masyarakat akan obat tradisional seperti jamu masih ada meskipun berbagai jenis suplemen dan vitamin banyak beredar. Jamu menjadi salah satu pilihan masyarakat modern untuk menjaga stamina tubuh. Jumlah konsumsi jamu diperkirakan akan terus meningkat, mengingat masyarakat mulai beralih menggunakan produk alami (Juniman, 2018). Hal ini dimanfaatkan oleh Ibu Indrawati di Desa Wedomartani, Ngemplak, Sleman untuk berwirausaha dengan membuat minuman jamu segar kunyit asam, gula asam, dan beras kencur. Usaha ini sudah dirintis sejak 2013 dan telah mendapatkan sertifikat produksi pangan industri rumah tangga dengan nomor P-IRT 2133404011988-24 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Jamu kunyit asam segar merupakan produk yang paling diminati konsumen. Dalam sekali produksi jamu kunyit asam segar sendiri sekitar 40 botol. Produksi ini sampai sekarang masih rutin dilakukan namun belum setiap hari. Hasil produk juga sudah dipasarkan lewat reseller ataupun melalui pameran. Produk jamu Ibu Indrawati diberi logo bertuliskan Jamu Gendong Jeng In. Produk jamu produksi mitra dapat tersaji pada gambar 1.