1 RANCANG BANGUN JARINGAN ENTERPRISE DENGAN CENTRAL APPLICATION SYSTEM DATABASE TERDISTRIBUSI DAN MOBILE APPLICATION SERVER PADA PABRIK GULA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) 1 Ahmad Mansur Maulana, 2 Idris Winarno 1 Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, 2 Dosen Pembimbing Jurusan Teknik Informatika Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111, Indonesia Tel: +62 (31) 594 7280; Fax: +62 (31) 594 6114 e-mail : 1 arbalest@student.eepis-its.edu , 2 idris@eepis-its.edu 25 Januari 2011 ABSTRAKSI Dalam proses produksi gula, penggunaan perangkat lunak mampu membantu untuk membuat keputusan dari setiap proses produksi, mengontrol perhitungan dan laporan sehingga sesuai dengan keadaan di lapangan serta mampu mengurangi kemungkinan kecurangan dan human error. PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) selaku pemimpin produksi dari 11 pabrik gula di seluruh Jawa Timur tentunya harus selalu memantau secara langsung proses dan hasil produksi dari setiap pabrik gula. Jika hal tersebut dilakukan secara manual, tentunya akan menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah solusi berupa Enterprise Network Application System yang berfungsi untuk mengintegrasikan seluruh Aplikasi Produksi Pabrik Gula PT Perkebunan Nusantara X (Persero) melalui Jaringan Private dan mengoptimalisai proses monitoring dan reporting produksi gula untuk pengambilan keputusan secara cepat dan akurat dengan menggunakan aplikasi menggunakan database terdistribusi berbasis WEB, WAP serta SMS Gateway yang bertujuan untuk memperluas jangkauan akses aplikasi dari user. Kata kunci : database terdistribusi, WAP, WEB, SMS Gateway 1. PENDAHULUAN PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) atau PTPN10 sebagai salah satu penghasil gula nasional, memiliki 11 pabrik gula yang tersebar di wilayah Jawa Timur. Selain itu pula juga mempunyai beberapa unit usaha seperti Rumah Sakit, Perkebunan Tembakau dan lain-lain. Selaku pemimpin produksi, PTPN10 tentunya harus selalu memantau secara langsung proses dan hasil produksi dari setiap pabrik gula. Dan jika hal tersebut dilakukan secara manual, tentunya akan menghabiskan dana yang besar. Pada proyek akhir ini akan dibuat suatu sentral sistem terdistribusi untuk mengintegrasikan seluruh data-data hasil produksi dari tiap-tiap pabrik gula, dimana nanti diharapkan dapat membantu PTPN10 dalam menentukan kebijakan yang cepat dan tepat dalam proses produksi, sehingga diharapkan dapat menekan anggaran perusahaan serta meningkatkan hasil produksi gula secara keseluruhan. Sistem ini menggunakan PHP, WAP, MySQL dan Gammu. PHP merupakan bahasa pemrograman yang akan digunakan dalam pembuatan sentral sistem terdistribusi ini. WAP (Wireless Application Protocol) sebagai mobile web application berfungsi mengubah informasi berupa teks dan gambar dari halaman situs sehingga dapat menampilkannya di ponsel. MySQL digunakan sebagai database terdistribusi. Gammu digunakan sebagai service yang digunakan untuk membangun aplikasi berbasis SMS Gateway. 2. LANDASAN TEORI 2.1. Database Terdistribusi Database terdistribusi adalah sebuah database yang diatur oleh sebuah Database Management System (DBMS) yang tersimpan secara fisik pada beberapa komputer yang terdapat pada beberapa lokasi dengan terkoneksi pada sebuah jaringan [3]. Jaringan tersebut harus bisa menyediakan akses bagi user untuk melakukan sharing data. Terdapat dua macam sifat dari database terdistribusi yaitu Heterogenous dan Homogenous. Homogenous artinya suatu database terdistribusi dimana data di distribusikan pada beberapa komputer dengan menggunakan DBMS (Database Management System) yang sama. DBMS digunakan pada database terdistribusi untuk melakukan koordinasi data pada beberapa node. Sedangkan Heterogenous adalah kebalikan