Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 2, No. 1, Oktober 2017 http://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/JIHOH No.ISSN online : 2541-5727 DOI : http://dx.doi.org/10.21111/jihoh.v2i1.914 No. ISSN cetak : 2527-4686 14 ANALISIS PERILAKU AMAN PADA TENAGA KERJA DENGAN MODEL ABC (ACTIVATOR-BEHAVIOR-CONSEQUENCE) Luthfi Rizky Affandhy 1 , Neffrety Nilamsari 1 1 Universitas Airlangga lfrizky@gmail.com Abstrak Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menurunkan kecelakaan kerja ialah dengan menerapkan program BBS yang bertujuan untuk mengubah perilaku tidak aman menjadi perilaku aman. Perilaku tidak aman dapat terjadi karena ketidaktahuan, ketidakmauan atau ketidakmampuan tenaga kerja untuk berperilaku aman. Oleh karena itu analisis perilaku aman menggunakan model perilaku ABC ( Activator, Behavior, Consequence) akan dilakukan untuk mengoptimalkan upaya pencegahan kecelakaan kerja. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku aman pada tenaga kerja dengan metode ABC. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kerja (N=32) di bagian produksi PT. X Mojokerto dan sampel penelitian adalah total populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga kerja (90,6%) memiliki pengetahuan baik; 84,4% tenaga kerja memiliki kesadaran baik; 84,4% menyatakan kebutuhan selamat terpenuhi; seluruh tenaga kerja (100%) menyatakan ada dan berlaku peraturan K3 di perusahaan; 65,6% tidak pernah mendapatkan penguatan positif; 87,5% tidak pernah mendapatkan hukuman; dan 65,6% tenaga kerja telah berperilaku aman dalam tingkat baik ketika bekerja. Kata Kunci: model ABC; pekerja bagian produksi; perilaku aman SAFE BEHAVIOR ANALYSIS OF WORKERS WITH ABC (ACTIVATOR-BEHAVIOR-CONSEQUENCE) MODEL Abstract One way of reducing occupational accidents is by implementing BBS program and the goal is by changing “at risk” behavior to safe behavior. The unsafe actions is likely driven by unawareness, ignorance, and incompetence of the workers to commit safe behavior. As the result, analysis on workplace safety behavior, the activator-behavior-consequence (ABC) model was applied to optimize the prevention of occupational accidents. The main purpose of this study was to analyse the safe behavior of the workers through the ABC model. This was an observational research using the cross-sectional design. The population was all workers (N=32) employed in the Production unit PT. X Mojokerto and the sample was the total population. The results of this study showed that most of workers (90,6%) had good knowledge; 84,4% of workers had good awareness; 84,4% of workers stated the need for safety had been fulfilled; all workers stated that the existing safety rules of the company had been implemented; 65,6% of workers never got positive reinforcement; 87,5% of workers never got punishment; and 87,5% of workers did safety behavior at the workplace. Keywords: production workers, safe behavior, The ABC model