Jurnal Inspirasi Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang Volume 6 Nomor 2 Agustus 2016 866 PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PADA MATERI SUHU DAN KALOR DILIHAT DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA Muhammad Sayyadi, Arif Hidayat, Muhardjito Prodi Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang Jl.Semarang No. 5 Malang mhmdsayyadi@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika pada materi suhu dan kalor dilihat dari kemampuan awal siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi penelitian ini adalah kelas X SMA Negeri 10 Malang semester genap tahun ajaran 2015/2016. Sampel terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dipilih secara cluster random sampling. Kelas eksperimen belajar menggunakan Inkuiri terbimbing dan kelas kontrol belajar menggunakan Pembelajaran Konvensional. Pembelajaran dilakukan pada materi suhu dan kalor. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan Analisis varian dua Jalur. Pengaruh pembelajaran diuji dengan uji Tukey. Hasil analisis menunjukkan ada pengaruh kemampuan awal siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah serta kemampuan memecahkan masalah Fisika kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Kata kunci: Inkuiri terbimbing, kemampuan pemecahan masalah Fisika, materi Suhu dan kalor, kemampuan awal Abstract The research goal is to exam the influence of the Guided Inquiry strategy on students problem solving ability of Physics heat and temperature views from prior knowledge of students. This research is a quasi-experimental study with two samples consist of treatment class and control class. The population of research are second semester X grade students of SMAN 10 Malang in the academic year 2015/2016. The samples consist of treatment class and control class that were cluster randon sampling selected. The treatment class learned by using Guided Inquiry, while control class learned by using conventional learning strategy. The learning materials focused on heat and temperature. The data obtained were analyzed by using two way analysis of variance. The effect of learning were analyzed by Tukeys test. The result showed that students no effect of the initial capabilities of students' problem-solving skills and problem solving ability of Physics on treatment class is better than the control class. Key word : Guided Inquiry, problem solving, heat and temperature, initial ability PENDAHULUAN Tujuan pembelajaran fisika adalah siswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang dimilikinya untuk memecahkan masalah pada dunia nyata (Hedge dan Meera, 2012). Sebagai salah satu realitas dari tujuan pembelajaran fisika tersebut diperlukan penguasaan konsep yang baik agar siswa mampu menggunakan pengetahuan yang dimilikinya untuk memecahkan masalah yang lebih kompleks. Dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dituntut untuk meningkatkan pola belajarnya. Dalam