313 MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI DENGAN LKS BERBASIS DRILL AND PRACTICE PADA MATERI HIDROLISIS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN ANALISIS Ridho Rahmadji, Mohammad Masykuri*, dan Elfi Susanti VH Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia *Keperluan korespondensi, telp: 08121500634, email: mmasykuri@yahoo.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dan kemampuan analisis siswa pada materi pokok Hidrolisis menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi media LKS berbasis Drill and Practice. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek Penelitian adalah siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 2 Boyolali yang berjumlah 34 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan non tes (observasi, wawancara, kajian dokumen, dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi media LKS berbasis Drill and Practice dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan kemampuan analisis siswa pada materi hidrolisis. Ketuntasan belajar kognitif siswa pada siklus I adalah 58,82% meningkat menjadi 79,41% pada siklus II. Ketuntasan aspek afektif 94% pada siklus I meningkat menjadi 97% pada siklus II. Ketuntasan aspek psikomotor sebesar 80% pada siklus I. Sedangkan ketuntasan kemampuan analisis siswa sebesar 50% pada siklus I meningkat menjadi 70,58% pada siklus II. Kata Kunci: Team Assisted Individualization, LKS Drill and Practice, prestasi belajar, kemampuan analisis, hidrolisis PENDAHULUAN Sistem pendidikan dan pengajaran di Indonesia menunjukkan perkembang- an yang cukup pesat seiring dengan kemajuan zaman. Pendidikan bersifat dinamis yakni perlu selalu berkermbang secara terus menerus. Perombakan dan pembaharuan dilaksanakan dengan tujuan agar sistem yang ada dapat bermanfaat dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Usaha perombakan dan pembaharuan diantaranya adalah pemerintah secara terus menerus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan yang ada di Indonesia. Upaya Peningkatan kualitas pendidik- an diantaranya peningkatan sarana dan prasarana, perubahan kurikulum dan proses belajar mengajar, peningkatan kualitas guru, penyempurnaan sistem penilaian, dan usaha-usaha lain dalam komponen pen- didikan. Sedangkan upaya untuk meningkat- kan kuantitas pendidikan diantaranya pro- Jurnal Pendidikan Kimia, Vol. 8 No. 2 Tahun 2019 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret https://jurnal.uns.ac.id/jpkim © 2019 Program Studi Pendidikan Kimia Hal. 313-319 ISSN 2337-9995