Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, Vol. 16 No.1 Maret 2019 16 \ PENENTUAN RASIO BAHAN SAMPAH ORGANIK OPTIMUM TERHADAP KINERJA COMPOST SOLID PHASE MICROBIAL FUEL CELLS (CSMFCs) Meishinta Ariyanti 1,*) , Ganjar Samudro 1 , Dwi Siwi Handayani 1 1 ) Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. H. Sudarto, SH Tembalang, Semarang, Indonesia 50275 e-mail: meishinta.ariyanti@gmail.com Abstrak Compost Solid Phase Microbial Fuel Cells (CSMFCs) merupakan teknologi pengomposan yang diintegrasikan dengan sistemMFCs untuk menghasilkan kompos dan produksi biolistrik dari sampah padat organik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja CSMFCs melalui penerapan perlakuan optimaldari penelitian terdahulu seperti, kadar air 60%, volume sampah 2/3 reaktor, dan penambahan bioaktivator.CSMFCs dalam penelitian ini dilakukan dalam kondisi batchmenggunakan reaktor tipe single chamber dan dual anode graphene.Sampah daun dan sampah sisa makanan digunakan sebagai substratdalam studi ini. Bahan sampah tersebut divariasikan berdasarkan rasio bahan (sampah daun: sampah sisa makanan)yaitu 100:0, 0:100, dan 50:50.Hasil penelitian inimenunjukan kinerja CSMFCs yang optimumterdapat pada variasi sampah campuran keduanya dengan rasio bahan50:50. Variasi ini dapat menghasilkan kompos yang baik, yaitu memenuhi SNI 19-7030-2004, serta produksi listrik yang cukup tinggi yaitu power density41,6 mW/m 2 , coulombic efficiency 0,647% dan energy efficiency 0,0127%. Kata Kunci: bahan sampah, kinerja CSMFCs, pengomposan, biolistrik Abstract Compost Solid Phase Microbial Fuel Cells (CSMFCs) are composting technologythatintegrated with the MFCssystem to produce compost and generatebioelectricity using solid organicwaste. This study tried to enhance CSMFCsperformance by the application of optimum treatment from the previous research, used moisture content of 60%, 2/3 waste volume of reactor volume, and the addition of bioactivator. In this study, CSMFCs operated under batch conditionsusingsingle chamber reactor and dual anode graphene. Leaf waste and food waste were used as substratewithin CSMFCs. The waste materialsvaried based on the material ratio (leaf waste:food waste) are 100:0, 0:100, and 50:50. The resultshowedthat theCSMFCs performance was optimum in mixed waste material with material ratio of 50:50. This variation produced great compost which accordance toSNI 19-7030-2004, and generated good electricity for power density 41.6 mW/m 2 , coulombic efficiency 0.647% and energy efficiency 0.0127%. Keywords: waste material, CSMFCs performance, composting, bioelectricity Pendahuluan Sampah merupakan sisa kegiatan manusia sehari-hari dan/atau proses alam yang berbentuk padat (Undang-Undang RI Nomor 18, 2008). Sampah dapat dibedakan menjadi organik dan anorganik.Berdasarkan analisis karakteristik limbah padat dari banyak negara berkembang, ditemukan bahwa sebagian besar (lebih dari 80%) dari total limbah padat terdiri dari sampah organik, biasanya kurang mendapatkan banyak perhatian untuk diolah atau didaur ulang (Moqsud et al., 2008). Dalam pengembangan sistem teknologi pengolahan sampah, muncul teknologi alternatif yang dapat diaplikasikan pada pengomposan menjadi sumber energi bahan bakar bernama Compost Solid Phase Microbial Fuel Cells (Wang et al.,