JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 2020, 02, 84-96 DOI: 10.20961/jpscr.v5i2.44070 Aktivitas Antioksidan Kombinasi Fraksi Metanol Virgin Coconut Oil dan Madu Kele Bali dengan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhidrazyl) Ni Putu Eka Leliqia * , I Ketut Gede Gilang Gama Harta, A.A. Bagus Yoga Saputra, Pande Made Nova Armita Sari dan Ni Putu Linda Laksmiani Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana, Jl. Raya Kampus Unud, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Indonesia, 80361 *email korespondensi: eka_leliqia@unud.ac.id Received 29 August 2020, Accepted 03 October 2020, Published 30 October 2020 Abstrak: Virgin coconut oil (VCO) dan madu telah banyak digunakan sebagai bahan baku sediaan topikal untuk perawatan kulit. Salah satu khasiat yang telah terbukti adalah aktivitas antioksidannya. Namun efek VCO dan madu sebagai antioksidan umumnya masih dibuktikan dalam bentuk bahan tunggal tidak dalam bentuk kombinasi keduanya. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH memerlukan sampel uji yang bersifat polar. Fraksi metanol dari VCO dan madu telah diketahui bersifat polar. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kombinasi fraksi metanol VCO dan madu kele Bali yang memberikan aktivitas antioksidan paling kuat. VCO dan madu kele Bali diperoleh dari Desa Aan, Bali. Skrining fitokimia fraksi metanol VCO dan madu kele Bali ditentukan ditentukan dengan metode yang sesuai. Aktivitas antioksidan (IC50) fraksi metanol VCO, madu kele Bali, dan kombinasi keduanya ditentukan dengan metode DPPH. Terdapat 5 kombinasi kedua bahan tersebut yang diuji. Data dianalisis menggunakan ANOVA oneway-LSD dengan taraf kepercayaan 95%. Fraksi metanol VCO mengandung flavonoid dan tanin, sedangkan madu kele Bali mengandung saponin, fenol, flavonoid dan steroid/triterpenoid. Fraksi metanol VCO dan madu kele Bali memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 7,20±0,23 mg/mL dan 14,56±0,25 mg/mL. Perbandingan jumlah kombinasi fraksi metanol VCO dan madu kele Bali berpengaruh secara bermakna terhadap aktivitas antioksidannya (p<0,05). Kombinasi 0,0063 g fraksi metanol VCO dan 1 g madu kele Bali menunjukkan aktivitas antioksidan paling kuat (IC50 8,50±0,17 mg/mL). Fraksi metanol VCO dan madu kele Bali serta kombinasinya tergolong antioksidan lemah, namun terjadi peningkatan aktivitas antioksidan yang bermakna pada kombinasi ini dibandingkan madu kele Bali tunggal (p<0,05). Kata kunci: Antioksidan; DPPH; Fraksi Metanol; Kombinasi; Madu Kele Bali; Virgin coconut oil Abstract. Antioxidant Activity of Methanol Fraction of Virgin Coconut Oil and Balinese Kele Honey Combination using DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhidrazyl) Method. Virgin coconut oil (VCO) and honey have been widely used as raw materials for skincare dosage. One of its proven properties is its antioxidant activity. However, the effect of VCO and honey as antioxidants is generally still proven in the form of a single ingredient, not a combination of the two. Testing the antioxidant activity using the DPPH method requires a polar test sample. The methanol fraction of VCO and honey are known to be polar. The aim of the study was to determine the combination of methanol fraction of VCO and Balinese kele honey which provided the strongest antioxidant activity. VCO and Balinese kele honey were obtained from Aan Village, Bali. Phytochemical screening of the methanol fraction of VCO and Balinese kele honey were determined by the appropriate method. The antioxidant activity (IC50) of the methanol fraction of VCO, Balinese kele honey, and the combination of both were determined