944 Efektivitas dan Uji Kelayakan Bahan Ajar Tenis Lapangan Berbasis Multimedia Interaktif Septian Raibowo 1 , Sapto Adi 1 , Imam Hariadi 1 1 Pendidikan Olahraga-Universitas Negeri Malang INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 10-09-2019 Disetujui: 17-07-2020 Abstract: This research aims to find out the effectiveness of interactive multimedia- based tennis teaching materials for students. This research is a research on the development of interactive multimedia-based tennis teaching materials. The data was collected by distribution of questionnaires then next was analyzed with descriptive statistic technique. The research result shows that the interactive multimedia-based tennis teachingmaterials is effective and efficient to improve the learning outcomes and it has significant attractiveness. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bahan ajar tenis lapangan berbasis multimedia interaktif untuk mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan bahan ajar tenis lapangan berbasis multimedia interaktif. Data dikumpulkan dengan penyebaran angket dan kuisioner serta tes selanjutnya dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar tenis lapangan berbasis multimedia interaktif efektif meningkatkan hasil belajar dan efisien serta memiliki daya tarik yang signifikan. Kata kunci: effectiveness; teaching materials; tennis; interactive multimedia; efektivitas; bahan ajar; tenis lapangan; multimedia interaktif Alamat Korespondensi: Septian Raibowo Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Malang Jalan Semarang 5 Malang E-mail: septianraibowo@unib.ac.id Tenis lapangan merupakan cabang olahraga yang populer di dunia. Tenis lapangan dapat dimainkan oleh semua orang tanpa batasan usia maupun jenis kelamin. Olahraga ini dapat dimainkan secara tunggal (single) ataupun ganda (double). Di Benua Asia, menunjukan bahwa tenis lapangan menempati urutan kelima dibawah sepakbola, badminton, renang dan bolabasket (Hakuhodo, 2012). Kemudian di Amerika Serikat, tenis termasuk kedalam top five olahraga yang sering dilakukan dilakukan dengan bolabasket di peringkat pertama (NPR et al., 2015). Tentu saja hal ini sudah cukup menggambarkan eksistensi tenis lapangan banyak digemari masyarakat di dunia disamping juga untuk prestasi juga bermanfaat untuk kebugaran tubuh. Tenis lapangan memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam hal kesehatan dan kebugaran tubuh seseorang. Orang yang berpartisipasi dalam olahraga tenis secara teratur sangat bermanfaat, termasuk kebugaran aerobik yang lebih baik, tubuh yang lebih ramping, peningkatan kesehatan tulang dan penurunan risiko terserang penyakit. Intensitas latihan saat bermain tenis secara teratur akan berkontribusi pada tingkat kebugaran yang lebih baik (Pluim et al., 2007). Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat dan bersifat global dewasa ini "memaksa" penyelenggara pendidikan tinggi meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajarannya secara terus-menerus untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Perguruan tinggi dituntut selalu tanggap terhadap perubahan yang terjadi dalam segala aspek kehidupan. Sebagai agen perubahan (agent of changes), perguruan tinggi harus selalu siap berubah, baik dari sisi, manajemen, organisasi maupun substansi isi program akademiknya. Kualitas pembelajaran yang dilaksanakan di perguruan tinggi sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan yang dihasilkan. Dosen yang mampu memfasilitasi proses belajar, kurikulum yang relevan, bahan ajar yang mampu menyediakan aneka stimulus, suasana yang menyenangkan, menarik, menantang, dan bermakna sangat dibutuhkan untuk mencapai sebuah pembelajaran yang berkualitas. Kualitas pembelajaran yang tinggi sangat mendukung tercapainya kompetensi yang diharapkan. Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik pada suatu lingkungan belajar dengan sumber belajar. Pembelajaran merupakan sebuah proses yang diberikan pendidik agar mendapat suatu ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepada peserta didik (Komara, 2014). Pembelajaran saat ini memandang bahwa pembelajaran merupakan suatu proses yang yang melibatkan peserta didik dengan sumber belajar. Peran pembelajaran adalah menantang pendidik untuk menggabungkan teknologi pendidikan secara efektif dan efisien ke dalam proses pembelajaran, namun pada dasarnya untuk memfokuskan kembali filosofi pengajaran mereka dapat menerapkan pendekatan baru untuk pengajaran mengikuti perkembangan teknologi dalam pendidikan saat ini (Juniu, 2011). Teknologi dengan pendidikan merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan. Teknologi merupakan bagian dari Tersedia secara online http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/ EISSN: 2502-471X DOAJ-SHERPA/RoMEO-Google Scholar-IPI Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Volume: 5 Nomor: 7 Bulan Juli Tahun 2020 Halaman: 944952