Buletin Veteriner Udayana Volume 10 No. 2: 122-126 pISSN: 2085-2495; eISSN: 2477-2712 Agustus 2018 Online pada: http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet DOI: 10.24843/bulvet.2018.v10.i02.p03 122 Total Bakteri pada Berbagai Umur dan Lokasi Peternakan Sapi Bali di Nusa Penida (TOTAL BACTERIA IN VARIOUS AGES AND LOCATIONS OF BALI CATTLE IN NUSA PENIDA) Putu Chyntia Nirmalasari Mantrawan 1 *, I Nengah Kerta Besung 2 , I Gusti Ketut Suarjana 2 , Ni Ketut Suwiti 3 1 Praktisi Dokter Hewan Kabupaten Klungkung Bali. 2 Laboratorium Mikrobiologi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Denpasar, Bali. 3 Pusat Kajian Sapi Bali Universitas Udayana. *Email: tia_chyntia11@yahoo.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total bakteri yang diisolasi dari feses sapi bali pada berbagai umur dan lokasi peternakan. Sampel yang digunakan adalah feses sapi bali sebanyak 24 sampel yang ditumbuhkan pada media Nutrient Agar dengan metode tuang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial; lokasi peternakan yaitu dataran tinggi dan dataran rendah dan tiga tingkatan umur (pedet, dara, dewasa). Data total bakteri diuji dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan total bakteri pada feses sapi dewasa sebanyak 724,6250 x10 9 CFU/g) lebih tinggi dibandingkan sapi dara sebanyak 667,5000 x10 9 CFU/g) dan sapi pedet sebanyak 499,5000 x10 9 CFU/g). Jumlah total bakteri pada sapi yang dipelihara di dataran tinggi sebanyak 629,4167 x10 9 CFU/g) yang tidak menunjukkan perbedaan nyata dengan yang dipelihara di dataran rendah sebanyak 631,6667 x10 9 CFU/g. Kata kunci: Sapi bali; Nusa Penida; total bakteri ABSTRACT This study aims were to determine the total number of bacteria isolated from bali cattle feces at various ages and locations of farms. As many as 24 cattle fecal samples were examined on Nutrient Agar medium using the casting method. This study used a Randomized Complete Block Design of 2 x 3 factorial consisted of two different farm locations (highland and lowland) and three levels of cattle maturity (calves, heifers, adult). The total bacteria were analyzed using Analysis of Variance and continued with Least Significant Difference Test. The results showed that the total number bacteria isolated from adult 724.6250 x10 9 CFU/g higher than heifers 667.5000 x10 9 CFU/g and calf 499.5000 x10 9 CFU/g. Total number of bacteria isolated from feces from highland 629.4167 x10 9 CFU/g which did not show significant difference compared to bali cattle from lowland 631.6667 x10 9 CFU/g. Keywords: Bali cattle; Nusa Penida; total bacteria PENDAHULUAN Sapi bali (Bos sondaicus) merupakan salah satu bangsa sapi asli Indonesia yang merupakan keturunan asli banteng (Bibos banteng) dan telah mengalami proses domestikasi yang terjadi sebelum 3.500 SM (Jimmy, 2014). Sapi bali menyebar di Indonesia yaitu di Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Lampung (Talib, 2002). Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propvinsi Bali bekerja sama dengan Universitas Udayana melakukan verifikasi bibit sapi bali dengan menggunakan Surat Kelayakan Layak Bibit (SKLB) untuk bibit sapi bali yang memenuhi persyaratan kualitatif dan kuantitatif. Diharapkan bibit sapi bali yang berasal dari Nusa Penida akan berkualitas baik dari sisi performa maupun kesehatannya. Nusa Penida merupakan daerah terpisah dari dataran Pulau Bali. Daerah ini