JURNAL TEKNIK ITS Vol. 6, No. 1, (2017) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) B-161 Abstrak—Pengembangan lapangan migas masih sangat digencarkan, khususnya pada Lapangan “Kaprasida”. Pada lapangan ini dilakukan studi pengembangan terhadap reservoar sekunder, yaitu pada Formasi Transisi, Upper Menggala, dan Lower Menggala. Reservoar sekunder masih menyimpan beberapa struktur jebakan hidrokarbon yang perlu analisis lebih dalam. Oleh karena itu, pada lapangan ini dilakukan proses reinterpretasi terhadap patahan dan lapisan tersebut, sehingga menghasilkan peta struktur domain waktu. Maksud dari penelitian ini adalah untuk melakukan reinterpretasi yang menghasilkan peta struktur domain waktu, sehingga dapat melakukan analisis pada peta struktur. Setelah dilakukan analisis pada peta struktur domain waktu ketiga lapisan, didapatkan beberapa zona target berupa beberapa struktur antiklin. Zonasi struktur antiklin terdapat pada wilayah barat TG2, selatan TG2, timur TG2, barat TG4, dan utara TG1. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan struktur jebakan hidrokarbon baru untuk kegiatan pengembangan Lapangan “Kaprasida”. Kata Kunci— Interpretasi data seismik, Peta struktur domain waktu, Reservoar sekunder, Struktur jebakan hidrokarbon I. PENDAHULUAN EGIATAN pengembangan lapangan migas masih digencarkan, oleh sebab itu kegiatan reinterpretasi seismik diperlukan untuk menemukan beberapa potensi migas baru. Kegiatan reinterpretasi seismik meliputi beberapa pekerjaan, yaitu pengikatan data sumur terhadap data seismik, interpretasi patahan, interpretasi lapisan, pemetaan struktur domain waktu, dan analisis struktur pada peta struktur domain waktu. Kegiatan interpretasi seismik tidak hanya membutuhkan data seismik, melainkan data sumur dan studi geologi regional yang juga dibutuhkan. Peran data seismik dalam proses interpretasi adalah untuk memberikan resolusi lateral seluruh wilayah lapangan, sedangkan peran sumur adalah untuk memberikan resolusi vertikalnya. Peran studi geologi regional adalah sebagai dasar geologi lapangan yang mempengaruhi hasil dari proses interpretasi seismik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan reinterpretasi seismik lapisan reservoar sekunder pada lapangan “Kaprasida” yang kemudian menghasilkan peta struktur domain waktu. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis zona struktur jebakan hidrokarbon yang terdapat pada lapisan Transisi, Upper Menggala, dan Lower Menggala. Lapangan “Kaprasida” terletak pada wilayah daratan, Blok “Patala”, Provinsi Riau, Sumatera. Lapangan ini dinyatakan discovery pada tahun 1986 dengan pengeboran sumur TG2-1. Pada pengeboran sumur TG2-1 ditemukan minyak pada formasi Sihapas dengan lima zona menarik. Kemudian dilakukan lagi pengeboran sumur TG1-1 dalam rangka eksplorasi pada tahun 1986 untuk mengetahui jalur migrasi minyak pada lapangan ini. Sampai saat ini masih dalam tahap pengembangan untuk jebakan minyak formasi selain sihapas, hal ini disebabkan oleh formasi sihapas telah berproduksi minyak [1]. Setelah dilakukan studi pengembangan, dapat dikutip bahwa sumber hidrokarbon berasal dari Pematang brown shale pada lokasi barat daya lapangan “Kaprasida”. Jalur migrasi batuan induk bergerak kearah lapangan “Kaprasida” dengan arah timur laut dan mengisi beberapa struktur pada formasi Sihapas (Reservoar primer) dan formasi Transisi – Menggala (reservoar sekunder) [2]. II. URAIAN PENELITIAN A. Karakteristik Data Penelitian tugas akhir ini menggunakan beberapa data sebagai input seperti yang dijelaskan pada diagram alir di bawah, data tersebut memiliki spesifikasi sebagai berikut. - Data Seismik 3D PSTM Wilayah Lapangan “Kaprasida” Analisis Peta Struktur Domain Waktu dalam Studi Pengembangan Lapangan Kaprasida, Cekungan Sumatera Tengah Fahmi Aulia Rahman, Ayi Syaeful Bahri, dan Juan Pandu G.N.R. Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail: syaeful_b@geofisika.its.ac.id K Gambar 1. Base map data seismik dan sumur Lapangan Kaprasida