Jurnal Pengabdian Masyarakat J-DINAMIKA, Vol. 5, No. 1, Juni 2020, P-ISSN: 2503-1031, E-ISSN: 2503-1112 24 PROGRAM EMAS DALAM KONTROL GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 Arief Andriyanto 1, 3) , Etty Rekawati 2) , Dwi Cahya Rahmadiyah 2) 1) Mahasiswa Spesialis Keperawatan Komunitas, Universitas Indonesia 2) Departemen Keperawatan Komunitas, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia 3) STIKes Bina Sehat PPNI Mojokerto, Jawa Timur Email: ners.arif91@gmail.com Abstrak Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang termasuk dalam kategori penyakit kronis dan diperkirakan akan meningkat, sehingga perlu dilakukan pengendalian metode yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan dalam bentuk penanganan yang cerdas terhadap diabetes melitus. Layanan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program EMAS terhadap pengendalian gula darah orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: intervensi selama 6 bulan. Sampel penelitian sebanyak 86 orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2 di Cisalak Pasar Kecamatan Ciamnggis Kota Depok. Hasil: Kontrol gula darah orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 melalui intervensi EMAS (p-value 0,001 <0,05). Kesimpulan: Perubahan perilaku orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 diperlukan untuk menstabilkan gula darah pasien. Oleh karena itu, peran komunitas perawat spesialis sangat diperlukan untuk memberikan intervensi sesuai dengan kebutuhan penderita diabetes melitus untuk penanganan penyakitnya. Kata kunci: intervensi EMAS; Kontrol glukosa; Diabetes melitus tipe 2 Abstract Background: Diabetes mellitus is a non-communicable disease that is included in the category of chronic diseases and will be expected to increase, so it is necessary to control the method recommended by the Ministry of Health in the form of clever management of diabetes mellitus. This service aims to analyze the effect of the EMAS program on adult blood sugar control with type 2 diabetes mellitus. Method: intervention for 6 months. Samples were 86 adults with type 2 diabetes mellitus in Cisalak Pasar, Ciamnggis District, Depok City. Results: Adult blood sugar with type 2 diabetes mellitus was controlled through EMAS intervention (p-value 0.001 <0.05). Conclusion: Changes in the behavior of adults with type 2 diabetes mellitus are needed to stabilize the patient's blood sugar. Therefore, the role of the specialist nurse community is needed to provide interventions by the needs of people with diabetes mellitus to manage the disease.. Keywords: Intervention EMAS;Glucose control; Type 2 diabetes mellitus Keywords: Intervention EMAS;Glucose control; Type 2 diabetes mellitus I. PENDAHULUAN International Diabetes Federation (IDF) memiliki data estimasi pada tahun 2015 terdapat 415 juta jiwa terdiagnosis penyakit diabetes melitus di dunia, dan diperkirakan pada tahun 2040 mengalami peningkatan menjadi 642 juta jiwa. Laporan Organisasi Kesehatan Dunia, diperkirakan pada tahun 2004 sekitar 194 juta diabetisi akan mencapai 333 juta diabetisi di tahun 2025, dengan populasi terbanyak berada di Asia dan Oseania [1], [2]. Penderita diabetes di Asia Tenggara pada tahun 2015 presentase orang dewasa dengan diabetes melitus sebanyak 8,5% [3]. Indonesia juga menyumbangkan prevalensi yang cukup besar terkait jumlah diabetisi dari tahun 2007, 2013, dan 2018 mengalami peningkatan, yang dapat dilihat dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) bahwa sebanyak 5,7% di tahun 2007, 6,9% di tahun 2013 dan menjadi 8,5% di tahun 2018. Penyakit ini dapat dikendalikan dengan perilaku manajemen diri seperti pemberian edukasi kesehatan, manajemen nutrisi (perencanaan makan atau diet), aktivitas fisik yang teratur untuk mengurangi kelebihan berat badan, intervensi farmakologis yaitu minum obat/insulin secara teratur, pemantauan secara rutin kadar gula darah, melakukan perawatan kaki, dan pengelolaan stres [4][6]. Mempertahankan kadar glukosa darah dalam batas