JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 2, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) F-234 Abstrak—Penelitian ini bertujuan mempelajari dan membandingkan proses pengambilan minyak dari daun cengkeh kering dengan menggunakan metode steam distillation dan steam-hydro distillation dengan pemanfaatan gelombang mikro (microwave). Beberapa faktor seperti pengaruh waktu operasi, perlakuan bahan (dicacah ±0.5–1 cm dan utuh), dan massa bahan juda dipelajari untuk mendapatkan rendemen dan mutu minyak cengkeh yang sesuai standar SNI. Metode yang digunakan adalah steam distillation dan steam-hydro distillation dengan microwave. Pada metode steam-hydro distillation dengan microwave ditambahkan solvent berupa air pada daun cengkeh untuk melarutkan minyak yang ada di dalamnya. Kondisi operasi untuk kedua metode ini adalah tekanan atmosferik (1 atm) dan suhu steam 108oC. Variabel massa yang digunakan adalah pada massa 50, 75, 100, dan 125 gram. Secara prinsip, steam yang dihasilkan mengangkat minyak dalam destiler kemudian steam dan uap minyak dikondensasi. Distilat yang berupa campuran minyak dipisahkan dari air sehingga didapatkan minyak cengkeh murni. Dari pernelitian yang dilakukan, pengambilan minyak cengkeh menggunakan metode steam-hydro distillation dengan microwave menghasilkan rendemen lebih banyak 0.07% sampai 1.77% untuk daun utuh dan untuk 0.03% sampai 1.96% daun cacah jika dibandingkan dengan metode steam distillation. Waktu optimum untuk metode steam distillation adalah 6 jam sedangkan untuk steam-hydro distillation dengan microwave adalah 2.5 jam. Setelah waktu optimum, rendemen minyak cengkeh yang dihasilkan cenderung konstan. Pencacahan bahan meningkatkan jumlah rendemen minyak cengkeh yang dihasilkan sebesar 0.05% sampai 0.36% untuk metode steam distillation dan 0.19% sampai 0.6%. untuk metode steam-hydro distillation dengan microwave. Rendemen minyak optimum untuk metode steam distillation pada 75 gram sedangkan untuk steam-hydro distillation dengan microwave pada 125 gram. Kata Kunci—Minyak Cengkeh, Steam Distillation, Steam- Hydro Distillation. I. PENDAHULUAN ENULISAN artikel atsiri merupakan salah satu produk yang dibutuhkan pada berbagai industri seperti industri kosmetik, obat-obatan, makanan dan minuman. Minyak atsiri juga dapat digunakan sebagai aroma terapi [1]. Salah satu penghasil minyak atsiri adalah daun cengkeh. Menurut Guenther tanaman cengkeh yang berumur lebih dari 20 tahun, setiap minggunya dapat terkumpul daun kering sebanyak rata-rata 0.96 kg/pohon, sedangkan tanaman yang berumur kurang dari 20 tahun dapat terkumpul sebanyak 0.46 kg/pohon [2] . Daun cengkeh yang mengandung minyak 1- 4%, sehingga dapat ekstraksi menjadi minyak atsiri yang bernilai ekonomis tinggi. Pohon cengkeh memiliki bau yang khas berasal dari minyak atsiri yang terdapat bunga (10-20%), tangkai (5-10%) dan daun (1-4%). Komponen terbesar yang terdapat dalam minyak atsiri cengkeh adalah eugenol sebesar 70-80% [1]. Ada beberapa metode yang telah dilakukan untuk mendapatkan minyak cengkeh antara lain ekstraksi, penyulingan (distilasi) dan lain-lain. Tetapi saat ini yang sering digunakan adalah distilasi. Dari segi teknik distilasi yang digunakan, water distillation dapat menghasilkan rendemen lebih banyak dibandingkan dengan menggunkan metode steam distilasi [3]. Selain itu diperlukan juga kondisi operasi dan desain alat yang optimal sehingga didapatkan minyak cengkeh dengan kualitas yang baik. Namun dengan menggunakan metode tersebut dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan mutu minyak yang bagus. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan penelitian untuk membandingkan metode steam distillaton dan steam-hydro distillation dengan pemanfaatan gelombang mikro (microwave). Perbandingan didasarkan pada jumlah rendemen serta mutu minyak cengkeh yang dihasilkan. II. URAIAN PENELITIAN Metode yang digunakan adalah steam distillation dan steam-hydro distillation dengan microwave. Pada steam-hydro distillation dengan microwave ditambahkan solvent berupa air. Kondisi operasi untuk kedua metode ini adalah tekanan atmosferik (1 atm) dengan suhu steam 108ºC. A. Bahan Yang Digunakan 1) Daun Cengkeh Bahan baku daun cengkeh (Syzygium aromaticum) kering yang dicacah (±0.5-1cm) dan daun utuh. Perbandingan Metode Steam Distillation dan Steam-Hydro Distillation dengan Microwave Terhadap Jumlah Rendemen serta Mutu Minyak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) Wildan Habibi, Ayong Ziyaul Haq, Pantjawarni Prihatini, dan Mahfud Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail: mahfud@chem-eng.its.ac.id P