1 PENGARUH VARIASI BAHAN PRA MORDAN PADA PEWARNAAN BATIK MENGGUNAKAN AKAR MENGKUDU (Morinda citrifolia) Effect of Pre Mordant Materials Variety on Batik Dyeing Using Morinda Root (Morinda citrifolia) Farida, Vivin Atika, dan Agus Haerudin Balai Besar Kerajinan dan Batik, Jl. Kusumanegara No. 7 Yogyakarta, Indonesia Email: vivinatika@kemenperin.go.id Tanggal Masuk Naskah: 7 April 2015 Tanggal Revisi Pertama: 5 Juni 2015 Tanggal Disetujui: 12 Juni 2015 ABSTRAK Penelitian Pengaruh Variasi Bahan Pra Mordan pada Pewarnaan Batik Menggunakan Akar Mengkudu (Morinda citrifolia) bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan pra mordan pada pewarnaan batik menggunakan akar mengkudu (Morinda citrifolia). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan variasi bahan pra mordan (tawas, tawas-jambal, tawas-kemiri) dan pH pencelupan (asam, basa, netral). Batik yang telah diwarnai dengan ekstrak akar mengkudu kemudian diuji arah dan ketahanan luntur warnanya. Dari pengujian didapatkan hasil arah warna batik cokelat kemerahan sampai cokelat muda, sedangkan nilai rata-rata ketahanan luntur terhadap pencucian adalah 4 (baik) dan gosokan basah 4 (baik). Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa penambahan kayu jambal dan kemiri sebagai bahan pra mordan dibarengi pengaturan pH pada pewarnaan batik dengan ekstrak akar mengkudu memberikan variasi arah warna serta nilai ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan gosokan basah dengan hasil rata-rata baik. Perlakuan dengan pra mordan tawas-kemiri dengan kondisi derajat keasaman netral memberikan hasil paling baik pada ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan gosokan. Kata kunci: pra mordan, akar mengkudu, ketahanan luntur warna, arah warna, batik ABSTRACT Effect of Pre Mordant Materials Variety on Batik Dyeing Using Morinda Root (Morinda citrifolia) research aims to determine the effect of pre mordant materials in batik dyeing using the roots of morinda (Morinda citrifolia). The method used was experimental with variations including pre mordant materials (alum, alum-jambal, alum-kemiri) and dyeing acidity (acid, base, neutral). Batik colored with morinda root extract then tested by the color shades and fastness properties. From the test results, it is obtained that the color shades are reddish brown to light brown, while the average value of fastness to washing and ironing are 4 (good). It can be concluded that the addition of jambal wood extract and kemiri in pre mordant process together with acidity regulation in batik dyeing with morinda root extract provide color shades variations and good average value of color fastness to washing and ironing. Pre mordant alum-kemiri treatment with neutral acidity give best result on color fastness to washing and ironing. Keywords: pre mordant, morinda root, color fastness, color shades, batik PENDAHULUAN Mengkudu (Morinda citrifolia) telah lama dimanfaatkan sebagai pewarna batik (Susanto, 1980). Mengkudu dimanfaatkan kulit akarnya sebagai pewarna karena mengandung senyawa morindin (Lemmens dan Wulijarni, 1992).