Jurnal Liquidity Vol. 3, No. 2, Juli-Desember 2014, hlm. 126-132 KEPUASAN KERJA, KOMITMEN ORGANISASI DAN SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA PDAM TIRTA SUKAPURATASIKMALAYA Dian Kurniawan Irman Firmansyah Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Jl. Siliwangi 24, Tasikmalaya, Jawa Barat E-mail: irman_tasik@yahoo.co.id Abstract One of theimportantstrategiesin runninga businessis to maintainemployee morale. However,thespiritmust besupported withthe factorsthat influence it. Therefore,this studyaimedtomeasure whetherjob satisfactionandorganizational commitmentaffectsemployee morale. This study wasconductedto employees of PDAM TirtaSukapura, Tasikmalayaby the numberof respondents was198people. The results showedthatjob satisfactionsignificantly influenceorganizational commitment, organizational commitmenthave a significant effecton morale, job satisfactionhave a significant effecton morale, andorganizationcommitmentmediates the relationshipbetweenjob satisfaction onmorale. It is thusthatemployee moralePDAMTirtaSukapurainfluencedbyjob satisfactionandorganizational commitment. Kata Kunci: SDM, Analisis jalur, Sobel Test PENDAHULUAN Sumberdaya manusia bagi setiap jenis organisasi baik yang mencari keuntungan maupun yang tidak merupakan sumberdaya yang sangat penting. Tanpa ada sumberdaya manusia yang berkualitas dan mempunyai semangat kerja yang tinggi, maka sumberdaya lainnya yang terdapat dalam organisasi tidak ada artinya. Oleh karena itu, perusahaan perlu me- mahami faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya semangat kerja pada karyawan. Karyawan yang puas dengan pekerjaannya dan memiliki komitmen kuat terhadap organisasi mempunyai kemauan dan upaya yang tinggi dalam mendukung tujuan organisasi sehingga karyawan dengan tingkat upaya yang tinggi akan memiliki semangat kerja yang tinggi pula. Karyawan dengan tingkat kepuasan kerja tinggi menunjukkan sikap yang positif terhadap pekerjaan sedangkan karyawan yang tidak puas dengan pekerjaannya menunjukkan sikap yang negatif terhadap pekerjaannya (Robbins, 2003). Guba dalam Panggabean (2004) mengata- kan, ada 2 (dua) cara pendefinisian mengenai semangat kerja, yaitu: (1) semangat kerja adalah kondisi dari sebuah kelompok dimana ada tujuan yang jelas dan tetap yang dirasakan menjadi penting dan terpadu dengan tujuan individu, (2) semangat kerja adalah pemilikan atau kebersamaan. Hal ini menunjukan bahwa semangat kerja merujuk kepada pemahaman