102 Sari Pediatri, Vol. 21, No. 2, Agustus 2019 Perbedaan Status Perkembangan dan Pertumbuhan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Sianotik dan Non-sianotik Janaka Pambudi, Meita Dhamayanti, Rahmat Budi Kuswiyanto Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung Latar belakang. Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan faktor risiko terjadinya gangguan tumbuh kembang pada anak. Anak dengan PJB sianotik dan non-sianotik memiliki karakteristik klinis yang berbeda sehingga perkembangan dan pertumbuhannya juga berbeda. Tujuan. Mengetahui perbedaan perkembangan dan pertumbuhan anak dengan PJB sianotik dan non-sianotik. Metode. Penelitian berupa observasional potong lintang dengan subjek penelitian adalah anak dengan PJB usia 1–3 tahun yang datang ke pelayanan rawat jalan RSUP Dr. Hasan Sadikin pada bulan Agustus sampai Oktober 2018. Penilaian perkembangan menggunakan Ages and Stages Questionnaires-3 (ASQ-3) dan penilaian pertumbuhan dengan WHO growth chart standarts 2006. Analisis data dilakukan dengan uji hipotesis Chi-square. Hasil. Terdapat 86 subjek penelitian terdiri dari 46 perempuan dan 40 laki-laki, dengan 31 subjek merupakan PJB sianotik. Gangguan perkembangan motorik lebih banyak pada anak dengan penyakit jantung bawaan siaonotik (p<0,05). Gangguan perkembangan motroik kasar pada PJB non-sianotik dan sianotik yaitu 87,1% dan 43.6%, motorik halus yaitu 64,5% dan 38,2%. Tidak terdapat perbedaan yang signifkan pada pertumbuhan antara PJB sianotik dan non-sianotik. Kesimpulan. Gangguan perkembangan motorik kasar dan halus lebih banyak terjadi pada anak dengan PJB sianotik. Tidak terdapat perbedaan gangguan pertumbuhan pada anak dengan PJB sianotik dan non-sianotik. Sari Pediatri 2019;21(2):102-8 Kata kunci: anak, penyakit jantung bawaan, tumbuh kembang Growth and Development in Children with Cyanotic and Acyanotic Congenital Heart Disease Janaka Pambudi, Meita Dhamayanti, Rahmat Budi Kuswiyanto Background. Congenital heart disease (CHD) in children is a risk factor in growth and development disorder. Children with cyanotic and non-cyanotic CHD have diferent clinical manifestations therefore their growth and development are also diferent. Objective. To evaluate the diference between growth and development in children with cyanotic and acyanotic congenital heart disease. Methods. During August until October 2018, observational analytic study with cross-sectional design was conducted 1 to 3 years old children who came to cardiology outpatient clinic at Hasan Sadikin General Hospital, we used Ages and stage questionnaires-3 (ASQ-3) to assess their development and WHO growth chart standards 2006 to assess their growth. Chi-square hypothesis test is used to analyze data. Result. Tere were 86 subjects consist of 46 girls and 40 boys, 31 subjects were cyanotic CHD. Tere was signifcant di ference in developmental disorder between cyanotic and non-cyanotic CHD in motor aspect (p<0,05). Gross motor delay in cyanotic and non- cyanotic CHD are 87,1 and 43,6%, while in fne motor delay are 64,5 and 38,2%. Conclusion. No signifcant diference in growth between cyanotic and non-cyanotic CHD. Gross and fne motor delay occurs most often in children with cyanotic CHD. No significant difference in growth between cyanotic and non-cyanotic CHD. Sari Pediatri 2019;21(2):102-8 Keywords: children, congenital heart disease, growth, development. Alamat korespondensi: Meita Dhamayanti. Departemen. Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Univesitas Padjadjaran, Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung, Jln Pasteur no 38 Bandung., Email: meita.dh@gmail.com