66 PEMANTAPAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DI MADRASAH NABI' NUBU' KEKAIT Naili Rahmawati Institut Agama Islam Negeri Mataram E-mail: frenzly1913@yahoo.com Abstrak: Pemantapan Manajemen Pendidikan di Madrasah Nabi‟ Nubu‟ Kekait dilakukan dengan melaksanakan kegiatan pendampingan yang bertujuan untuk mendeskripsikan implementasinya dengan melihat berbagai aspek yang ada seperti aspek kesiswaan, kurikulum, tata usaha, sarana dan prasarana, kepegawaian, keuangan dan hubungan masyarakat. Dengan tujuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara teoritik sebagai wadah informasi tentang manajemen pendidikan madrasah, dan secara praktis memberikan rujukan bagi pengelola madarasah dalam mengambil kebijakan yang terkait dengan aplikasi manajemen pendidikan madrasah. Sementara itu model dan metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini antara lain: ceramah bervariasi (penyampaian materi melaui ceramah), demonstrasi dan latihan (praktek) langsung yang dipandu oleh pemateri. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan data pendampingan dilakukan dengan melakukan dokumentasi terhadap data-data madrasah dan manajemennya, wawancara dengan pihak stakeholder dan observasi langsung di lapangan (obyek dampingan). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan managemen telah berjalan cukup baik dan telah sesuai pengelolaan manajemen pendidikan yang sebenarnya, baik yang terkait dengan manajemen kesiswaan, kurikulum, tata usaha, sarana dan prasarana, kepegawaian, dan hubungan masyarakat. Kata Kunci: Pemantapan, managemen Pendidikan. PENDAHULUAN Jumlah madrasah di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup tajam dari tahun ke tahun, di mana pertumbuhan madrasah antara lain didukung oleh situasi tertentu yang mengkondisikan madrasah itu tumbuh dan berdiri yang dimotori oleh perseorangan atau lembaga swasta tertentu. 55 Kondisi yang dimaksud antara lain adanya asumsi masyarakat bahwa madrasah dipandang mampu mengatasi problematika penyajian mata pelajaran yang dianggap tidak seimbang, yaitu antara penyajian mata pelajaran umum dengan mata pelajaran agama. 56 Madrasah secara kelembagaan perlu dikembangkan sebagai respon dari 55 Abudin Nata (ed), Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Lembaga-lembaga Pendidikan Islam di Indonesia, (Jakarta: Grasindo, 2001), h. 187-188 56 Kemunculan madrasah di Indonesia terjadi sekitar awal abad ke-20. Meski demikian, latar belakang berdirinya madrasah tidak lepas dari dua faktor, yaitu semangat pembaharuan Islam yang berasal dari Islam pusat (Timur Tengah) dan merupakan respon pendidikan terhadap kebijakan pemerintah Hindia Belanda yang mendirikan serta mengembangkan sekolah umum