Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia Volume 4 Nomor 1 bulan Maret 2019. Halaman 1-5 p-ISSN: 2477-5916 e-ISSN: 2477-8370 1 Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia is licensed under ACreative Commons Attribution-Non Commercial 4.0 International License. EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK MANAJEMEN DIRI UNTUK MENINGKATKAN SELF-ESTEEM SISWA Ni Komang Sri Yuliastini 1) , I Made Mahaardhika 2) 1 ) Prodi Bimbingan dan Konseling, FIP IKIP PGRI Bali Email:yuliastini_nks@ymail.com 2) Prodi Bimbingan dan Konseling, FIP IKIP PGRI Bali Email: maha_made@yahoo.com Abstrak.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi self-esteem siswa dan mengetahui keefektifan layanan konseling kelompok teknik manajemen diri untuk meningkatkan self-esteem siswa kelas X SMK PGRI 1 Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.Penelitian ini melibatkan 6 siswa sebagai sampel. Berdasarkan hasil uji lapangan, tingkat self esteem siswa mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan konseling kelompok dengan teknik manajemen diri. Ditunjukkan dengan perubahan tingkat efikasi diri siswa sebelum diberikan perlakuan (evaluasi awal) dan sesudah (evaluasi akhir) sebesar 103 poin. Hasil didukung data hasil perhitungan dengan uji rata- rata uji wilcoxon yang menunjukkan nilai hitung 0,026 sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik manajemen diri efektif untuk meningkatkan self esteem siswa. Kata Kunci: Konseling Kelompok; Manajemen Diri; Self-Esteem I. PENDAHULUAN Seseorang yang memiliki harga diri tinggi akan mampu mengenal dan memahami diri sendiri. Sementara itu, memiliki harga diri rendah dapat menghambat pengembangan potensi diri. Jadi orang yang memiliki harga diri rendah akan menjadi seseorang yang pesimis dalam menghadapi tantangan, takut dan ragu-ragu untuk menyampaikan gagasan, bimbang dalam menentukan pilihan dan sering membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain. Memiliki harga diri yang tinggi sangat berpengaruh dalam melakukan sosialisasi karena adanya kemampuan untuk mengenal, menghadapi bermacam-macam karakter orang, menginterpretasikan dan memberikan tanggapan yang tepat terhadap berbagai situasi sosial, serta mampu memadukan kebutuhannya sendiri dengan harapan orang lain atas dirinya. Hasil wawancara guru BK yang penulis terima dari guru BK kelas X diperoleh informasi bahwa banyak siswa yang menunjukkan gejala kurang percaya diri. Gejala tersebut nampak pada perilaku seperti tidak berani mengajukan pertanyaan atau pendapat, tidak bersedia tampil di depan kelas, kurang menghargai pendapat, cemas ketika akan menghadapi ujian atau tes, berbicara gugup, menghindarkan diri ketika akan ditanya guru dan berteman hanya dengan orang-orang tertentu. Layanan KKp dengan teknik manajemen diri dapat secara langsung siswa berlatih menciptakan dinamika kelompok, yakni melatih berbicara, menghargai, menanggapi, mendengarkan dan bertenggang rasa dalam suasana kelompok. Kegiatan ini merupakan tempat pengembangan diri dalam rangka belajar meningkatkan self-esteem secara efektif dalam kelompok kecil. Konseling kelompok adalah salah satu layanan bimbingan konseling yang dilakukan oleh konselor (pemimpin kelompok) terhadap sekelompok konseli (anggota kelompok) yang bermasalah agar permasalahannya terselesaikan dan potensinya dapat berkembang optimal [1]. Teknik manajemen diri merupakan suatu teknik untuk pengubahan dan pengembangan perilaku yang menekankan pentingnya ikhtiar dan tanggung jawab pribadi untuk mengubah dan mengembangkan perilakunya sendiri [2]. Pengubahan perilaku ini dalam prosesnya lebih banyak