Abdimas Umtas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM-Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya Volume: 4 Nomor: 1 E-ISSN: 2614 - 8544 Pencegahan Stigma Terhadap Orang dalam Penyebutan Covid-19 Nustin Merdiana Dewantari, Shofiatul Ula, Yusraini Muharni, Sidik Susilo Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Email: nustinmd@untirta.ac.id ABSTRAK Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai COVID-19 dan cara pencegahannya kepada masyarakat Kampung Pakuhaji. Perundungan yang terjadi serta beberapa berita yang dapat diakses pada link pencarian berita nasional menunjukan banyak perundungan dan stigma terhadap orang dalam sebutan COVID-19. Stigma diantaranya muncul karena ketidaktahuan masyarakat akan suatu penyakit yang baru dan belum ada obatnya sehingga stigma dapat ditekan dan hilang jika masyarakat mengetahui akan hal tersebut. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan kegiatan desinfeksi lingkungan, pembagian masker dan penyuluhan. Kegiatan dilakukan setelah berkordinasi dengan perangkat desa setempat untuk dibantu dalam kegiatan, serta mengajukan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang akan memberi penyuluhan. Desinfeksi lingkungan dilakukan pada sekitar rumah, fasilitas umum dan tempat ibadah. Pembagian masker diberikan kepada dewasa dan anak-anak dengan mendatangi rumah- rumah warga. Kegiatan penyuluhan diawali dengan memberi undangan kepada warga dengan tujuan memberi pemahaman mengenai COVID-19 yang diisi dengan materi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan Physical Distancing. Pada kegiatan desinfeksi disertai dengan pembagian masker, kegiatan penyuluhan dilakukan dengan mengikuti protokol keselamatan dan kesehatan selama pandemi COVID-19 dengan dihadiri oleh 65 orang yang dibagi ke dalam 4 sesi. Ketiga kegiatan diikuti dengan antusias oleh warga dengan diterimanya kegiatan desinfeksi, antusiasnya warga menerima masker serta acara penyuluhan yang berjalan interaktif. Desinfeksi lingkungan, pembagian masker dan penyuluhan PHBS serta physical distancing dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dan memahami sikap dan pandangan yang harus dimiliki ketika berhadapan dengan orang dalam sebutan COVID 19. Kata kunci: Stigma, desinfeksi lingkungan, pembagian masker, penyuluhan, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang COVID-19 ABSTRACT These service activities are implemented to provide knowledge and understanding about COVID-19 and how to prevent it to the residents of Kampung Pakuhaji. The bullying that took place as well as some of the news that could be accessed on national news search links showed a lot of oppression and stigma against a person called COVID-19. Among other things, stigma arises because of society’s indifference to new diseases and there is no cure so that stigma can be suppressed and disappear if society finds out about it. Community service activities are done with environmental disinfection activities, distribution of masks and counseling. Activities carried out after coordinating with local village officials to assist in activities, as well as proposing cooperation with the Tangerang Regional Health Officer who will provide counseling. Environmental disinfection is done around homes, public facilities and places of worship. The mask distribution was given to adults and children by visiting the homes of the residents. Outreach activities started by giving invitations to residents with the aim of providing an understanding of COVID-19 which is filled with materials on clean and healthy living habits (PHBS) and Physical Distance. In the disinfection activities accompanied by the distribution of masks, outreach activities were carried out by following the safety and health protocol during the COVID-19 pandemic, attended by 65 people divided into 4 sessions. The three activities were enthusiastically followed by the residents with the reception of disinfection activities, the enthusiasm of the residents to receive masks and interactive counseling events. Disinfection of the environment, dispersal of PHBS masks and counseling as well as physical distance can increase community knowledge and understanding of the attitudes and views that should be present when dealing with people known as COVID 19.