6 APLIKASI METODE TRIAGE “EMERGENCY SEVERITY INDEX( ESI)” TERHADAP KETEPATAN PENENTUAN TINGKAT KEGAWATDARURATAN OLEH MAHASISWA PROGRAM S1 KEPERAWATAN Vita Maryah Ardiyani 1 , Mia Andinawati 2 1,2 Dosen Program Studi Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi E-mail: vitamaryah@gmail.com Abstract : Triage is one skill that controlled by a nurse who has studied since in the nursing education program. A method of triage composed of various kinds, one of them is a method of Emergency Severity Index (ESI). Emergency Severity Index is a method with the principle of patients to triage emergency level based on the number of medical needs of the patient. The purpose of this research is knowing the effectiveness of the method emergency severity index to the accuracy of the determination of emergency level in undergraduate nursing students program. This research use of one group pretest and posttest method and use sampling some 85 students undergraduate nursing program by setting criteria. This research using a questionnaire with clinical case and education Emergency Severity Index figure. Research results obtained test Wilcoxon Signed Ranks Test alpha 0.018 so that it can be concluded that there are differences understanding level emergency priority before and after the introduction of ESI method. The Next research expected to apply the learning methods of triage with interesting and innovative and analyze as a means of understanding emergency case priority.v Keywords : Triage, Emergency Severity Index. Abstrak : Triage merupakan salah satu skill yang wajib dikuasai seorang perawat yang telah dipelajari semenjak pada masa pendidikan keperawatan. Terdapat beberapa jenis triage, salah satunya adalah metode Emergency Severity Index (ESI). Metode ESI merupakan metode triage dengan prinsip memprioritaskan kegawatdaruratan pasien berdasarkan banyaknya jumlah kebutuhan medis yang di butuhkan. Tujuan pelitian ini adalah mengetahui efektifitas metode triage ESI terhadap ketepatan penentuan tingkat kegawatdaruratan pada mahasiswa program S1 keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode one grup pretest postes dan menggunakan metode purposive sampling sejumlah 85 mahasiswa program S1 keperawatan dengan menetapkan kriteria inklusi untuk menghomogenkan sample. Intrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kasus klinik dan edukasi bagan ESI. Uji statistik menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan p value sebesar 0.018, dapat disimpulkan terdapat perbedaan pemahaman prioritas kegawatdaruratan sebelum dan sesudah pengenalan metode pengenalan metode. Peneletian selanjutnya diharapkan mengaplikasikan metode pembelajaran triage yang menarik dan inovatif serta menganalisa efektifitasnya sebagai sarana pemahaman prioritas kasus-kasus kegawatdaruratan. Kata Kunci : Triage, Emergency Severity Index. PENDAHULUAN Kegawatdaruratan merupakan kondisi memerlukan tindakan segera dan pada umumnya diawali dengan tindakan triage yang bertujuan memilah tingkat kegawatan korban / pasien. Triage merupakan kemampuan dasar yang yang penting di miliki tenaga kesehatan dimana triage merupakan skill memilah pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratannya (Ryan, 2008). Lossius et al. (2012) menjelaskan bahwa kejadian kegawat- daruratan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar dimana memerlukan skill triage dalam menentukan tingkat kegawatdaruratannya memerlukan skill triage yang baik (Ryan, 2008). Triage merupakan fokus awal penanganan kasus - kasus kegawat- daruratan yang bertujuan memilah pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratannya. Emergency Severity Index (ESI) dikembangkan pada akhir tahun sembilan puluhan di Amerika Serikat. Sistem ESI menggolongkan pasien dalam 5 golongan, dalam ESI 1 sampai ESI 5 penetapan kondisi pasien didasarkan pada kebutuhan seumber daya medis yang diperlukan pasien berdasarkan pengkajian tenaga medis pada ruang Instalasi Gawat Darurat (Christ, 2010). ESI akan lebih mudah diterapkan di Indonesia karena tidak membutuhkan waktu yang lama dan pemeriksaan secara mendalam untuk menetukan kebutuhan sumberdaya medis yang diperlukan oleh pasien. Sistem triage