Jurnal Sain Veteriner, Vol. 38. No. 1. April 2020, Hal. 31-36 DOI: 10.22146/jvs.49032 ISSN 0126-0421 (Print), ISSN 2407-3733 (Online) Tersedia online di https://jurnal.ugm.ac.id/jsv 31 Swab Bukal Sebagai Bahan Sexing Piyikan Burung Kenari (Serinus canaria) dan Burung Merpati (Columba livia) Buccal Swabs as Sexing Material of Young Nestlings Canary Bird (Serinus canaria) and Pigeon (Columba livia) Aff Muhammad Akrom 1 , Soedarmanto Indarjulianto 2* , Yanuartono 2 , Trini Susmiati 3 , Alfarisa Nururrozi 2 , Slamet Raharjo 2 , Rief Ghulam Satria Permana 4 , Yeremia Yobelanno Sitompul 5 1 Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 2 Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 3 Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 4 Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Jl. Fauna No 2. Karangmalang, Yogyakarta 55281, Indonesia 5 Departemen Klinik, Reproduksi, Patologi, dan Nutrisi, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Jl. Adisucipto Penfui No 85001, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia * Email: indarjulianto@ugm.ac.id Naskah diterima: 28 Agustus 2019, direvisi: 03 September 2019, disetujui: 30 Desember 2019 Abstract Molecular sexing for bird with polymerase chain reaction-based method have been developed, but the samples used as a sources of DNA are blood and feathers which are considerably invasive. The aim of this study was to study the efciency of buccal swabs as a resource of DNA for sexing canary bird and pigeon. This study used 10 canaries (Serinus canaria) consisting of 6 adult canaries (3 males and 3 females) and 4 young nestling canaries (14 - to 18-day old) and 6 adults (3 males and 3 females) pigeons (Columba livia) and 7 young nestling pigeons (14- to 25-day-old). All birds were taken their buccal swab samples, then DNA were extracted, mixed with PCR-mix to be amplifed for sexing genes with CHD1F/CHD1R primer pairs. The amplifcation results showed that all of adult male birds produced single band (± 500 bp), whereas all of adult female birds produced double bands (± 500 bp and ± 300 bp). The PCR method for nestling canaries showed 2 males and 2 females. whereas nestling pigeons 6 males and 1 female. Based on this study it can be concluded that buccal swabs are efcient as a source of DNA for birds sexing especially young nestling birds. Key words: sexing; PCR; buccal swab; pigeon, canary Abstrak Teknik sexing pada burung secara molekuler dengan metode PCR telah banyak dikembangkan, namun masih menggunakan sampel darah dan bulu. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efsiensi sampel swab bukal sebagai sumber DNA dalam sexing dengan metode PCR. Penelitian ini menggunakan 10 ekor burung kenari (Serinus canaria) yang terdiri dari 6 ekor burung dewasa (3 jantan dan 3 betina) dan 4 ekor kenari piyikan (umur 14 – 18 hari) yang belum diketahui jenis kelaminnya serta 6 ekor merpati (Columba livia) dewasa (3