GAMBARAN KLI NI S JAMAAH HAJI KLOTER 15 MEDAN 2002 Umar Zein Fakultas Kedokteran Bagian Penyakit Dalam Universitas Sumatera Utara Abstrak : Setiap tahunnya berkisar 200.000 jamaah haji Indonesia yang diberangkatkan ke tanah suci untuk melaksanankan ibadah haji. Banyak jamaah yang mengalami keluhan kesehatan selama berada di Saudi Arabia dan bahkan membawa keluhan penyakitnya sampai ke tanah air. Dari observasi dan pengalaman, keluhan yang terbanyak dari jamaah adalah batuk yang umumnya sebagai manifestasi dari ISPA. Diketahui pula bahwa sebagian besar jamaah adalah tergolong dalam risiko tinggi berupa usia lanjut dan berbagai penyakit kronik yang tentunya akan memudahkan untuk terjadi gangguan kesehatan selama kegiatan ritual haji. Sebagai dokter kloter, penulis memaparkan tentang gambaran klinis jamaah yang tergabung dalam kloter 15 Medan tahun 2002.Dari 447 jamaah, 33,1 % dengan usia > 60 tahun dan penyakit kronik terbanyak adalah Hipertensi (28,5%). Ditemukan adanya perbedaan jumlah Risti (Risiko Tinggi) yang tercatat dalam dokumen dengan yang ditemukan di lapangan. Selama pelaksanaan ritual haji, diagnosa klinis dari jamaah terbanyak adalah ISPA (48,2%) dan keluhan utama terbanyak adalah batuk (55%), diikuti dengan pilek ( 14 %), dan demam (11,6 %). Hanya 48,4% jamaah yang menggunakan masker penutup hidung dan mulut secara reguler yang dianjurkan. Sejumlah 17 jamaah yang dirujuk ke BPHI dan RSAS dan satu diantaranya meninggal akibat Pneumonia. Terbatasnya jumlah dan jenis obat yang tersedia terutama jenis antibiotik dan antipiretik/dekongestan menyebabkan belum optimalnya pelayanan kesehatan jamaah di kloter ini. Masih banyak hal yang perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan haji Indonesia. Kata Kunci : Jamaah Haji – Gambaran Klinis – ISPA – Batuk – Pelayanan Kesehatan