CONTRIBUTION OF INDONESIAN DEMOCRATIC TO ISLAMIC EDUCATION ERNI HARYANTI State Islamic University (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia. Jl. A. H. Nasution No. 105 Bandung, West Java Email: erni_hk@uinsgd.ac.id FIRDAUS Department of Humanities and Creative Arts Flinders University, Adelaide. Sturt Rd, Bedford Park SA 5042, Australia. Email: firdaus@flinders.edu.au. ABSTRACT This paper aims to show up the reason that Indonesian democratic can give contribution to developing of Islamic education theory, in order to responds of contemporary issues. To achieve of the purpose, this paper was discussing a number of democratic theory and Islamic education contemporary literature with holding a dialogue to Indonesian culture background. Recently, Islamic education theory and practice has undergone some transformations, in its system, curriculum, and institutions. One of the trigger was a demand to implementing a conception of democracy in Islamic education praxis. In Indonesia it was adopted from Pancasila, exactly the Bhineka Tunggal Ika slogan. To realized of that, Indonesian Islamic education institution like madrassa, since 1980s was combined between curriculum Indonesia national and Islamic education. It is be a sign that Indonesian democracy can be an alternative to developing a theory of democratic Islamic education. Keywords: Pancasila, Islamic Education, Democracy. ABSTRAK Tulisan ini bertujuan mengungkap bahwa demokrasi Indonesia dapat memberi kontribusi dalam mengembangkan teori pendidikan Islam dalam rangka merespon isu-isu kontemporer. Untuk mencapai tujuan tersebut, tulisan mendiskusikan sejumlah teori demokrasi dan literatur kontemporer pendidikan sambil mendialogkannya dengan latar social dan budaya demokrasi di Indonesia. Kini, teori dan praktik pendidikan Islam telah mengalami beberapa transformasi baik dalam sistem, kurikulum dan lembaga. Salah satu pemicunya adalah tuntutan untuk menerapkan konsep demokrasi dalam praktik pendidikan Islam. Di Indonesia, konsep tersebut diadopsi dari Pancasila tepatnya adalah slogan Bhineka Tunggal Ika. Untuk merealisasikannya, lembaga pendidikan Islam Indonesia seperti madrasah telah mengombinasikan kurikulum nasional Indonesia dengan pendidikan Islam. Hal ini bisa menjadi penanda bahwa demokrasi Indonesia dapat menjadi alterntaif dalam mengembangkan teori pendidikan Islam demokratis. Kata Kunci: Pancasila, Pendidikan Islam, Demokrasi