Diterima Redaksi : 04-04-2020 | Selesai Revisi : 10-05-2020 | Diterbitkan Online : 30-05-2020
105
Terakreditasi SINTA Peringkat 4
Surat Keputusan Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Ristek Dikti No. 28/E/KPT/2019
masa berlaku mulai Vol.3 No. 1 tahun 2018 s.d Vol. 7 No. 1 tahun 2022
Terbit online pada laman web jurnal:
http://publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/index.php/jointecs
Vol. 5 No. 2 (2020) 105 - 112
JOINTECS
(Journal of Information Technology
and Computer Science)
e-ISSN:2541-6448 p-ISSN:2541-3619
Penerapan Digital Signature Untuk Mengesahan Proposal Hibah Dikti
Menggunakan Secure Hash Algorithm
Eugenius Kau Suni
1
, Haidar Ilham Maulana
2
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Mercu Buana
1
eugenius@mercubuana.ac.id,
2
ilham@ranselpro.com
Abstract
Manual signatures are still applied at every level of organization, institution, corporation, and government. At
the University of Mercu Buana the proposal for the Hibah Dikti is still obliging the lecturer to ratification the
proposal by requesting the signature of the course chairman, dean, and head of the research center or head of
the center of devotion to society. It is very easy to manipulate when the party that needs to legalize this proposal
is not always in place. So we need a secure online authentication model. In this research to created a proposal
confirmation system Hibah Dikti with digital signature used secure hash algorithm (SHA) to be sent through the
website based information system Simlitabmas Dikti quickly and assured authenticity. To create this application
uses codeigniter in managing the system backend and bootstrap in managing frontend.
Keywords: digital signature; validation of the proposal; SHA algorithm; codeigniter; bootstrap.
Abstrak
Tanda tangan manual masih diterapkan di setiap tingkatan organisasi, lembaga, korporasi, dan pemerintahan. Di
Universitas Mercu Buana pengajuan usulan Hibah Dikti juga masih mewajibkan dosen melakukan pengesahan
proposal dengan meminta tanda tangan ketua program studi, dekan, dan kepala pusat penelitian atau kepala pusat
pengabdian kepada masyarakat. Padahal tanda tangan manual ini sangat mudah dimanipulasi ketika pihak yang
perlu dimintai tanda tangan tidak berada di tempat. Riset ini untuk menerapkan digital signature dalam
pengesahan proposal Hibah Dikti menggunakan Secure Hash Algorithm (SHA) melalui sistem informasi berbasis
website Simlitabmas Dikti yang cepat dan terjamin otentikasinya. Pada saat pembuatan aplikasi, sistem
pengesahan proposal Hibah Dikti ini menggunakan codeigniter untuk backend sistem dan bootstrap untuk
frontend yang menarik.
Kata kunci: digital signature; pengesahan proposal; algoritma SHA; codeigniter; bootstrap.
© 2020 Jurnal JOINTECS
1. Pendahuluan
Penggunaan tanda-tangan secara manual sudah sejak
lama diterapkan dalam bentuk tulisan tangan dari
seseorang sebagai tanda khusus identitas untuk
mengesahkan suatu dokumen. Sistem komputer
kemudian mengubah banyak sistem manual menjadi
sistem digital yang lebih praktis, mudah, dan cepat.
Belakangan ini banyak dokumen yang disahkan
menggunakan tanda tangan manual hasil scan. Ini
seolah-olah mengubah sistem manual menjadi sistem
digital. Padahal teknologi tanda tangan digital ( digital
signature) sangat berbeda dengan tanda tangan scan.
Dalam proses pengajuan Hibah Dikti di Universitas
Mercu Buana Jakarta, sistem pengesahan dilakukan