© 2021 Rahayu Lubis et al., JKLI, ISSN: 1412-4939 – e-ISSN: 2502-7085. All rights reserved.
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia
20 (1), 2021, 53 – 58
DOI : 10.14710/ jkli.20.1.53-58
Pengaruh Pemakaian Kelambu, Kawat Kasa dan Kondisi Geodemografis
Terhadap Kejadian Malaria di Kabupaten Batu Bara
Rahayu Lubis
1*
, Budi Junarman Sinaga
2,3
, Erna Mutiara
1
1
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara
2
Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara
3
Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara, Propinsi Sumatera Utara
*Corresponding author: rahayu@usu.ac.id
Info Artikel : Diterima 10 Desember 2020 ; Disetujui 25 Januari 2021 ; Publikasi 1 April 2021
Cara sitasi (Vancouver): Lubis R, Sinaga BJ, Mutiara E. Pengaruh Pemakaian Kelambu, Kawat Kasa dan Kondisi
Geomemografis Terhadap Kejadian Malaria di Kabupaten Batu Bara. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia [Online].
2021 Feb;20(1):53-58. https://doi.org/10.14710/jkli.20.1.53-58.
ABSTRAK
Latar Belakang: Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi masalah global. Malaria sering
menimbulkan kejadian luar biasa dan berakibat pada penurunan kualitas hidup, ekonomi serta mengakibatkan
kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemakaian kelambu, kawat kasa dan kondisi
geodemografis terhadap kejadian malaria di Kabupaten Batu Bara
Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan disain matched case control terhadap umur
dan jenis kelamin dan analisis spasial. Lokasi penelitian di Kabupaten Batu Bara pada tahun 2018. Sampel
berjumlah 136 orang (68 kasus dan 68 kontrol). Sampel kasus adalah penduduk berumur diatas 15 tahun dan
positif malaria. Sampel kontrol adalah tetangga kasus dengan gejala demam tetapi hasil pemeriksaan darah
negatif malaria.Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi
dan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data termasuk data individu dan aggregat. Analisis data
menggunakan Epi Info 3.5.4, aggregate analysis menggunakan SatScan v9.8 and Geoda 1.12.0.
Hasil: Ada pengaruh pemakaian kelambu (OR 2,8) dan kawat kasa (OR 2,5) terhadap kejadian malaria.
Berdasarkan analisis purely spasial dengan menggunakan software satscan terdapat dua cluster. Cluster 1 terdiri
dari 5 kasus dengan nilai RR = 4,41 dan cluster 2 terdiri dari 8 kasus dengan nilai RR = 0,51
Simpulan: Ada pengaruh pemakaian kelambu dan penggunaan kawat kasa terhadap kejadian malaria di
Kabupaten Batu Bara.
Kata kunci: Pemakaian kelambu; kawat kasa; malaria; spasial
ABSTRACT
Title: The Effect of The Use of Mosquito Nets, Wire Netsand Geodemographic Conditions on The Incidence of
Malaria in Batu Bara District.
Background: Malaria is an infectious disease that is a global problem. Malaria often results in extraordinary
events and results in a decrease in quality of life, economy, and death. This study aims to study the examine the
effect of use of mosquito nets, wire nets and geodemographic conditions on the incidence of malaria in Batu
Bara District.
Method: This research is an analytic observational with matched case-control design according to age and sex
and spatial analysis. This research was conducted in Batu Bara District in 2018. Samples were 136 people (68
cases and 68 controls). Case samples were residents aged more than 15 years who were positive for malaria.
Control samples were residents who lived close to the case home with symptoms of fever but the results of the
blood test showed negative malaria. The sampling technique used was purposive sampling. Data were collected
through observation and interview using a questionnaire, Determination of coordinates using GPS MAP 64S