Jurnal Sains Sosio Huaniora P-ISSN: 2580-1244 Volume 5 Nomor 1 Juni 2021 E-ISSN: 2580-2305 LPPM Universitas Jambi Halaman | 293 Membangun Komunikasi Kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Laut M. Noveriyadie, Sjaiful Jayadiningrat, Noormarizqa Puspaningratri, Marhaeni Fajar Kurniawati Program pasca sarjana ilmu komunikasi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Email author: paovelab@gmail.com, jayadiningratsjaiful@gmail.com, rizqa.id@gmail.com, marhaeni.akbar@gmail.com ABSTRAK Adanya pandemi covid-19 dinilai memunculkan paradigma dan pola pikir baru bagi masyarakat di Kabupaten Tanah Laut, selama ini masyarakat belum sepenuhnya memahami Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Munculnya covid-19 ini seperti menjadikan momentum untuk membangun dan mengedukasi masyarakat berperilaku hidup sehat. Kasus maraknya virus corona memang berdampak luas, tapi itu berkat publikasi yang terkesan terus menerus dan berkepanjangan. Beberapa kasus lain seperti HIV/AIDS, demam berdarah, dan penyakit kronis lain yang tinggi angka kematiannya seolah tidak terdengar lagi semenjak corona ini merebak. Rekomendasi pemerintah yang terusmenghimbau gerakan PHBS serta keluarga yang memiliki kesepakatan bersama dalam gerakan hidup sehat menjadi kunci pencegahan penyebaran Covid-19 pada masa pandemik ini. Melakukan PHBS diharapkan penyebaran Covid-19 dapat dihambat sehingga kejadian tidakmenambah angka terkonfirmasi. Kantor pemerintahan pun mulai menunjukkan hal baru. Beberapa titik di kantor Sekretariat Daerah Tanah Laut misalnya, kini dipasangi fasilitas hand sanitizer, yakni cairan antiseptik untuk pembersih tangan. Ini dilakukan dalam upaya mewujudkan prilaku hidup bersih dan sehat, sebagai upaya mengantisipasi pencegahan wabah corona dilingkungan sekretariat daerah kabupaten tanah laut. Kata Kunci: PHBS, Covid-19, Kantor Pemerintahan, Kantor Sekretariat Daerah PENDAHULUAN Klaster perkantoran masih jadi ancaman dan hingga saat ini menjadi perhatian serius. Penyebab tingginya kasus klaster ini, selain kondisi perkantoran yang tertutup dan sirkulasi tidak lancar, banyak orang berkumpul dalam waktu yang lama di ruangan yang sama. Kemudian karena merasa di kantor relatif lebih aman, banyak yang lengah dan abai terhadap protokol kesehatan. Jika ada pekerja yang tertular, baik berasal dari rumah atau perjalanan menuju kantor dengan kendaraan umum, pekerjaan tersebut akan sangat mudah menularkan ke orang yang kontak dekat dengannya di kantor.Maka dari itu, melaksanakan protokol kesehatan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) secara konsisten menjadi upaya pencegahan Covid-19 yang penting di perkantoran, pabrik, atau tempat kerja lainnya. Setiap pekerja dan seluruh orang yang berada di tempat kerja harus mau dan mampu menerapkan PHBS sehingga dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19.Menurut Kementerian Kesehatan RI, PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Dalam menghadapi wabah Covid-19 ini, perlu adanya perubahan sikap dari setiap orang dalam hal menjaga kesehatan tubuhnya masing-masing. Selain berbagai cara yang dianjurkan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, mengubah kebiasaan negatif