© 2019 Jurnal Kumparan Fisika 169 Jurnal Kumparan Fisika, Vol. 2 No. 3, Desember 2019, Hal. 169-176 https://ejournal.unib.ac.id/index.php/kumparan_fisika e-ISSN: 2655-1403 p-ISSN: 2685-1806 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X Desi Paradina*, Connie, Rosane Medriati Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu e-mail*: desiparadina23@gmail.com Diterima 30 Juli 2019 Disetujui 10 Desember 2019 Dipublikasikan 31 Desember 2019 https://doi.org/10.33369/jkf.2.3.169-176 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen ( quasi experiment design). Pengambilan sampel berdasarkan teknik sampling purposive yang diperoleh siswa kelas X MIPA 1 ( N = 30) sebagai kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran dengan model Problem Based Learning dan siswa kelas X MIPA 3 (N = 30) sebagai kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvesional. Teknik pengumpulan data men ggunakan tes untuk hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis Uji-t dua sampel independen melalui nilai rata-rata posttest hasil belajar yaitu t hitung > t tabel (1,96 > 1,71). Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar. Kata kunci: Model Problem Based Learning, Hasil Belajar ABSTRACT This research aimed to explain the effect of applying based learning models Problem Based Learning to student learning outcomes. The type of research was experimental research (quasi experiment design). The sampling was based on purposive sampling technique obtained by students of class X MIPA 1 (N = 30) as an experimental class that applied learning with the model Problem Based Learning and students of class X MIPA 3 (N = 30) as a control class that applied conventional learning. Data collection techniques used tests for learning outcomes. Based on the results of the t- test analysis of two independent samples through the average value of posttest learning outcomes, namely t count > ttable (1.96> 1.71), it was concluded that there was an effect of learning using the model Problem Based Learning of learning outcomes. Keywords: Problem Based Learning Model, Learning Outcomes I. PENDAHULUAN Pembelajaran dengan menggunakan kurikulum 2013 sangat menekankan pada orientasi siswa sebagai subjek dalam kegiatan pembelajaran. Pada kurikulum 2013, terdapat proses scientific di dalam pembelajaran sehingga dalam pembelajaran diperlukan suatu model pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan scientific [1]. Proses pembelajaran adalah hal yang sangat penting di dalam proses pendidikan. Banyak hal yang harus diperhatikan oleh guru untuk memilih model dan metode yang akan diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas yaitu karakteristik materi, karakteristik siswa, sarana dan prasarana serta kemampuan guru dalam menerapkan model dan metode pembelajaran yang digunakan. Model dan metode yang dipilih harus disesuaikan dengan materi pokok, adakalanya materi yang berbeda harus disampaikan dengan cara yang berbeda pula. Karakteristik siswa juga mempengaruhi dalam memilih model dan metode, karakteritik siswa SMA cenderung memiliki tingkat kemampuan berpikir yang rendah dan pola pikir yang sederhana sehingga perlu dibimbing secara bertahap untuk meningkatkan kemampuan berpikirnya. Model pembelajaran berbasis masalah sesuai untuk melatih kemampuan siswa dalam hasil belajar dan mengembangkan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atau sains.