JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA
Volume 5, Nomor 2, April 2021, Page 460-467
ISSN 2614-5278 (media cetak), ISSN 2548-8368 (media online)
Available Online at https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib
DOI 10.30865/mib.v5i2.2841
Nur Azis, Copyright ©2021, MIB, Page 460
Submitted: 16/02/2021; Accepted: 14/03/2021; Published: 25/04/2021
Implementasi Speech Recognition Pada Aplikasi E-Prescribing
Menggunakan Algoritme Convolutional Neural Network
Nur Azis
1,*
, Herwanto
2
, Fathurrahman Ramadhani
2
1
Teknik, Sistem Informasi, Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, Indonesia
2
Teknik, Teknik Informatika, Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, Indonesia
Email:
1,*
nuraziz@unkris.ac.id,
2
Herwanto@unkris.ac.id,
3
fathurrahmanramadhani@gmail.com
Email Penulis Korespondensi: nuraziz@unkris.ac.id
Abstrak−Proses peresepan obat secara manual oleh dokter dapat menimbulkan beberapa permasalahan, diantaranya dokter
tidak mengetahui obat apa saja yang tersedia dan memerlukan waktu untuk mengetahui apa saja obat yang tersedia di
farmasi. Pengenalan ucapan (speech recognition) pada saat ini sudah banyak digunakan dalam berbagai hal, yang dapat
membantu dalam memudahkan pekerjaan. Penerapan pengenalan ucapan dapat dilakukan pada aplikasi e-prescribing dengan
metode jaringan syaraf tiruan menggunakan algoritme Convolutional Neural Network (CNN), merupakan metode dasar pada
Deep Learning. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan dokter dalam mengisi data obat di aplikasi e-prescribing dengan
menggunakan pengenalan ucapan. Data yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari dataset opensource yang
disediakan oleh Google dan melakukan pengumpulan dataset mandiri. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan akurasi
yang dicapai dengan 40 epoch dan 40 pengentesan langsung dengan kata yang berbeda sebesar 90%. Dimana kata yang
berhasil dikenali dengan 36 kata dari 40 kata.
Kata Kunci: Peresepan Obat; Aplikasi e-prescribing; Speech Recognition; Convolutional Neural Network; Dataset
Abstract−The process of manually prescribing drugs by doctors can cause several problems, including doctors not knowing
what drugs are available and it takes time to find out what drugs are available in the pharmacy. Speech recognition is now
widely used in various ways, which can help facilitate work. The application of speech recognition can be done in the e-
prescribing application with the neural network method using the Convolutional Neural Network (CNN) algorithm, which is
the basic method of deep learning. This study aims to facilitate physicians in filling out drug data in e-prescribing
applications using speech recognition. The data used in this study were obtained from the open source dataset provided by
Google and collected independent datasets. From the results of experiments that have been carried out, the accuracy achieved
with 40 epochs and 40 direct impressions with different words is 90%. Where words are successfully recognized 36 words
out of 40 words.
Keywords: Prescription Drugs; Electronic Prescription Application; Speech Recognition; Convolutional Neural Network;
Dataset
1. PENDAHULUAN
Era teknologi yang berkembang sangat cepat ini, banyak teknologi baru yang bermunculan untuk memudahkan
dan membantu dalam melakukan suatu pekerjaan. Salah satu kemajuan teknologi informasi merambah pada
bidang kesehatan seperti kedokteran[1], Pada era digital, masyarakat pun semakin menyadari bahwa teknologi
komunikasi merupakan salah satu alat yang penting dalam mengatasi cepatnya penyebaran arus informasi[2],
begitu pula komunikasi dengan seorang dokter juga tak kalah penting dalam memantau kondisi Kesehatan Kita.
Hal itu dilakukan demi meminimalkan medication error. Adapun pengertian medication error sendiri adalah
kejadian yang merugikan pasien yang diakibatkan pemakaian obat selama dalam penanganan tenaga
kesehatan[3] maka dalam hal ini sangat dibutuhkan sebuah teknologi yang membantu didalam dunia Kesehatan.
Salah satu teknologi yang dibutuhkan dalam dunia Kesehatan adalah speech recognition secara otomatis. Hal ini
diperlukan untuk membantu kinerja dalam proses Prescription Drugs. Mengacu pada penelitian yang pernah
dilakukan sebelumnya didalam pengebangan teknologi yang berkaitan dalam bidang Kesehatan. oleh Riza
Adrianti Supono [4]dalam penelitiannya membahas tentang peluang dan hambatan penerapan teknologi internet
untuk pengobatan jarak jauh, kemudian penelitaian yang dilakukan oleh Karyo Budi Utomo dan Kawan-
kawan[5] dalam penelitiannya membahas tentang bagaimana mendeteksi penyakit paru-paru dengan metode
Forward Chaining. Berdasarkan beberapa penelitian yang sudah di lakukan oleh beberapa peneliti diatas maka
penelitian ini akan mencoba meneliti penerapan teknologi yang berbeda.
Adapun focus penelitian dalam paper ini adalah meneliti tentang bagaimana agar peresepan obat dapat
dilakukan secara otomatis dengan berbekal ucapan dari seorang dokter pemeriksa. Hal itu dilatarbelakangi oleh
sebuah resep yang ditulis oleh seorang dokter terkadang tidak terbaca oleh perawat. Sehingga terkadang
memperlukan kerja atau proses yang lebih lama. Adapun penelitian yang ada saat ini seperti dilakukan oleh
Adhitya Yoga Pratama Idwal dan kawan-kawan[6] yang meneliti tentang pengenalan suara dalam Bahasa
Indonesia untuk aksen Melayu Pontianak dan Sunda Garut, kemudian penelitian oleh Jenny Putri Hapsari[7]
bagaimana sebuah suara menjadi kunci dalam pengaksesan Sistem Informasi Akademik, selanjutnya oleh
Muhammad Bobbi Kurniawan Nasution[8] yang meneliti tentang pengenalan suara teks bebas dengan
mengunakan metode Algoritma SVM dan yang terakhir oleh Handri Al Fani dkk[9] yang merancang sebuah alat
monitoring pendekteksi suara diruangan bayi Berbasis Arduino.