ALKHIDMAT: JURNALILMIAH PENGABDIAH KEPADAMASYARAKAT (e-ISSN : 2654-4431 , p-ISSN :2623-2006) Vol.2No. 2Tahun2019 15 KKN SISDAMAS: OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGGUNAAN SMARTPHONE UNTUK MARKETPLACE (Sebuah Studi Kasus terhadap Warga Masyarakat Desa Cikoneng, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia) Andang Saehu 1) , Fitriyani Nugraha 2) 1) Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati, andangsaehu@uinsgd.ac.id 2) Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Gunung Djati, nugrahafitriyani19@gmail.com Abstrak Belum ada penelitian yang komprehensif terkait pemberdayaan masyarakat menggunakan smart phone di Indonesia, khususnya di perkampungan di Jawa Barat. Menyikapi hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana peserta KKN Sisdamas melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui penggunaan smarphone untuk pengembangan potensi Desa Cikoneng, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Metode penelitian mengaini mengadopsi siklus-siklus KKN Sisdamas yang diajukan oleh Sururie, dkk. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap 30 masyarakat yang menggunakan smartphone dalam keseharian mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui bantuan peserta KKN Sisdamas kelompok 139 berupa sosialisasi, pelatihan dan pembimbingan penggunaan smartphone, seluruh masyarakat yang terlibat dalam penelitian ini mampu menjual produk-produk mereka di lapak online atau marketplace. Terdapat enam kelompok usaha yang menjual produk merekamasing- masing di marketplace yang berbeda-beda. Beberapa menjual produk konveksi berupa kaos souvenir dari berbagai Negara, kunci, keranjang tahu, dan kerecek. Mereka cekatan dalam mengoperasikan berbagai aplikasi marketplace yang menunjang usaha mereka. Selain itu, merekapun telah mampu memanfaatkan berbagai macam fitur dan aplikasi yang terdapat dalam smartphone untuk menyerap dan berbagi informasi melalui internet browser engine dan youtube. Kata Kunci: smartphone, pemberdayaan, optimalisasi, marketplace. Abstract Comprehensive studies on community empowerment using smart phone in Indonesia, especially in villages in West Java, are still limited. This research is to investigate how the students joining KKN Sisdamas implemented the program of community empowerpent through the use of smarphone for village development in Desa Cikoneng, Kecamatan Ganeas, Sumedang District, West Java. This research adopts the cycles of KKN Sisdaman proposed by Sururie, et al. The data were collected through observation to 30 people using smartphone as ther life screening. The result shows that under the KKN Sisdamas Group 139 are successful in socializing, training, and guiding the community to use their smartphone for trading in marketplaces. There are six groups of trading in different marketplaces that sell different products. Some of which sell T-Shirt souvenirs, kunci, keranjang tahu, and kerecek. The community can operatesell their own products after having their own accounts in marketplaces. Besides, they also can use some features and applications existing in smartphone to get and share the information through internet browser engine and youtube. Kata Kunci: smartphone, empowerment, optimalization, marketplace. PENDAHULUAN Gaung program Digitalisasi Desa yang dicanangkan oleh Ridwan Kamil, Gubernur Jabar sangat menggema sejak Beliau dilantik. Segera setelah itu, masih dalam 100 hari kerja banyak media masa melaporkan bahwa peluncuran Digital Desa diresmikan Gubernur Jawa Barat di Desa Puntang Kecamatan Losarang, Indramayu pada tanggal 10 Desember 2018. Program digitalisasi desa bertujuan menyetarakan pola kehidupan berbasis digital masyarakat desa dan masyarakat kota. Utopia desa digital tentu saja dimulai dari Situs Desa, penampilan papan elektronik pada tiap gerbang desa, running text pada papan selamat datang, fasilitas Drone, televisi, projector,