Chapter 1 Keunikan Hidrologi Kawasan Karst: Suatu Tinjauan Ahmad Cahyadi Jurusan Geografi Lingkungan, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada Email: ahmadcahyadi@geo.ugm.ac.id Intisari Kawasan karst merupakan kawasan yang memiliki karakteristik hidrologi yang unik yang disebabkan berkembangnya lorong-lorong pelarutan. Karakteristik ini menciptakan kondisi anisotropis yang mengharuskan dilakukannya metode-metode eksplorasi yang tidak sama dengan wilayah lain pada umumnya. Selain itu, berkembangnya lorong-lorong pelarutan menyebabkan kawasan ini memiliki karakteristik khas berupa duality of the recharge, duality of the infiltration process, duality of the discharge process. Meskipun memiliki karakteristik kering di permukaan, sumberdaya air di bawah permukaan kawasan karst memiliki potensi besar dan telah berperan dalam pemenuhan kebutuhan air di kawasan karst dan sekitarnya. Kata Kunci: Hodrologi, Lorong Pelarutan, Anisotropis Pendahuluan Kawasan karst merupakan wilayah yang unik secara hidrologis. Kawasan ini terbentuk oleh proses pelarutan batuan yang mudah larut seperti batuan karbonat dan batuan garam (Ford dan William, 1992). Proses pelarutan yang berlangsung menyebabkan kondisi ekstrim, yakni kering pada bagian permukaan dan kaya air di bagian bawah permukaan (Cahyadi, 2010). Hal inilah yang menyebabkan kawasan karst, khususya di Indonesia lebih banyak dikenal sebagai kawasan yang sering mengalami kekeringan,