Therresse Nofianti: Kejadian malaria dan status gizi balita di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat 180 Jurnal Gizi Klinik Indonesia, Vol. 10, No. 4, April 2014 Kejadian malaria dan status gizi balita di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat The incidence of malaria and nutrition status of children in Distric Manokwari of Province West Papua Therresse Nofianti ABSTRACT Background: The prevalences of severe acute malnutrition, moderate acute malnutrition and low birth weight (LBW) in West Papua Province is higher than the national prevalence. Malaria disease especially in infant, is also of concern in this province. Manokwari District is regarded as malaria endemic area due to the high morbidity rate in the entire district. Objective: To determine the incidence of malaria, nutritional status of children and to analyze the relationship between two of them. Method: The methodology that used in this research is cross-sectional design conducted in four health centers in Manokwari with a sample of 100 children aged two to five years. The data were analized using Chi-Square analysis and logistic regression analysis. Results: The incidence rate of malaria in Manokwari district is high. This is because the number of infant that was infected highly and lowly by malaria do not vary much. Results shows that 42% children suffering from severe malaria, particularly tropical malaria type, with a frequency of more than two times in six months so that it had direct effect on appetite and weight. Average nutritional status based on weight/height and height/age is normal while according to weight/age is not normal. Infants with severe and moderate acute malnutrition are not found in this study. Conclusion: The incidence rate of malaria in children under five in the district of Manokwari is high, the nutritional status of children under five in the past are in the normal category and at the time of the study were not normal, this is due at the time of the study many infants experience pain and therefore contributes to the appetite that directly affect body weight of infants. Furthermore, it is known that there is a relationship between the incidence of malaria by the nutritional status of children in the district of Manokwari. KEY WORDS: malaria, nutritional status, children, malnutrition, Manokwari, West Papua ABSTRAK Latar belakang: Prevalensi gizi buruk, gizi kurang, dan berat bayi lahir rendah (BBLR) di Provinsi Papua Barat berada di atas prevalensi nasional. Malaria menjadi salah satu penyakit yang diwaspadai di provinsi ini terutama jika menyerang balita. Besarnya angka kesakitan yang tinggi bahkan hampir di seluruh daerah Kabupaten Manokwari sehingga termasuk dalam kategori endemis tinggi. Tujuan: Mengetahui tingkat kejadian malaria, status gizi balita serta menganalisis hubungan antara keduanya. Metode: Desain cross sectional yang dilakukan di empat puskesmas di Kabupaten Manokwari dengan sampel 100 anak berumur dua sampai lima tahun. Data diolah menggunakan analisis Chi-Square dan analisis regresi logistik. Hasil: Tingkat kejadian malaria di Kabupaten Manokwari tinggi. Tingginya kejadian malaria tersebut disebabkan jumlah balita yang sakit malaria baik berat dan ringan tidak berbeda jauh. Diketahui bahwa 42% balita menderita malaria berat yaitu malaria jenis tropika dengan frekuensi lebih dari dua kali dalam enam bulan sehingga secara langsung berpengaruh pada nafsu makan dan berat badan. Rerata status gizi balita berdasarkan BB/TB dan TB/U adalah normal sedangkan menurut BB/U tidak normal. Sementara itu, balita dengan status gizi buruk dan gizi lebih tidak ditemukan dalam penelitian ini. Simpulan: Tingkat kejadian malaria pada balita di Kabupaten Manokwari tergolong tinggi, status gizi balita pada masa lampau berada pada kategori normal dan pada saat penelitian berada dalam keadaan tidak normal. Hal ini disebabkan pada saat penelitian banyak balita mengalami sakit sehingga berpengaruh terhadap nafsu makan yang secara langsung berpengaruh terhadap berat badan balita. Terdapat hubungan antara kejadian malaria dengan status gizi balita di Kabupaten Manokwari. KATA KUNCI: malaria, status gizi, balita, gizi kurang, Manokwari, Papua Barat PENDAHULUAN Masa balita merupakan usia penting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik anak karena pada usia ini anak masih sangat rawan terhadap berbagai gangguan kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Korespondensi: Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Papua, Jl. Cenderawasih No. C.83 Amban Manokwari, e-mail: ntherresse@yahoo.co.id Malaria menjadi salah satu penyakit yang harus selalu diwaspadai di Provinsi Papua Barat terutama jika menyerang balita. Malaria pada balita dikhawatirkan Jurnal Gizi Klinik Indonesia Volume 10 Halaman 180-190 No. 04 April 2014