Penel Gizi Makan 2019, 42(2):81-86 PENELITIAN GIZI DAN MAKANAN (The Journal of Nutrition and Food Research) ISSN 02159717 e-ISSN 2338-8358 81 PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP ORGANOLEPTIK COOKIES NON TERIGU (CONSUMER PREFERENCE TO COOKIES GLUTEN FREE’S ORGANOLEPTIC) Cita Eri Ayuningtyas Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Jl.Pramuka No 42 Sidikan Umbulharjo Yogyakarta 55161, Indonesia E-mail: cita.eri@culinary.uad.ac.id Diterima: 11-10-2019 Direvisi: 12-12-2019 Disetujui: 25-12-2019 ABSTRACT Cookies is a popular snack in the world made from wheat flour. Level of wheat flour consumption in Indonesian in 2015 was 1,552 per capita.In other side, cookies gluten free as well as water yam flour, maizena flour, bekatul, mocaf, suweg, and rice flour is developing to replace wheat flour despite of less popular. The research was aim to identificate consumer preference of cookies gluten free’s organoleptic. Research design used complete randomized design (RAL) which the varians of rice flour, tapioca flour, and maizena flour. Organoleptic test used to identificate level of consumer preference with seven hedonic scales. Result of the research showed that level of consumer preference to the varians of rice flour, tapioca flour, and maizena flour such as colour, taste, flavour, and texture has no significantly different (p>0,05). Conclusion : level of consumer preference to all atribute of cookies has no significantly different (p>0,05). Keywords: preference, organoleptic, cookies gluten free ABSTRAK Cookies atau kue kering berbahan dasar terigu merupakan makanan yang digemari di masyarakat dari anak- anak hingga orang dewasa. Konsumsi terigu di masyarakat Indonesia masih cukup tinggi mencapai 1,552 per kapita pada tahun 2015. Di sisi lain, cookies berbahan dasar non terigu seperti tepung uwi dan pati jagung, bekatul, mocaf, suweg, dan tepung beras sudah banyak dikembangkan namun masih kurang populer di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesukaan konsumen terhadap organoleptik dari cookies yang dikembangkan dari bahan non terigu. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan faktor perbandingan tepung beras, tapioka, dan maizena. Uji kesukaan organoleptik dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat kesukaan konsumen dengan tujuh skala hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis terhadap variasi tepung beras, tepung tapioka dan tepung maizena pada cookies terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur tidak berbeda nyata (p>0,05). Sifat organoleptik cookies semua formula memiliki kesamaan dari warna, rasa, aroma, dan tekstur. Disimpulkan bahwa tingkat kesukaan panelis terhadap sifat organoleptik cookies secara keseluruhan tidak berbeda nyata (p>0,05). [Penel Gizi Makan 2019, 42(2):81-86] Kata kunci : preferensi, organoleptik, cookies non terigu