OPEN ACCESS http://jurnal.uns.ac.id/jdk Volume 2, Nomor 1, 2020, 1 - 13 INTEGRASI KAWASAN INDUSTRI MILLENNIUM KECAMATAN TIGARAKSA KABUPATEN TANGERANG DENGAN WILAYAH SEKITAR MENUJU KOTA INDUSTRI Kokoh Widyastoro 1 , Paramita Rahayu 1 , Erma Fitria Rini 1 1 Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Abstrak Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana mengembangkan kota industri di Kabupaten Tangerang. Kota industri merupakan sebuah kota yang terintegrasi yang menggabungkan kawasan industri, kawasan hunian, dan kawasan komersial dengan konsentrasi kegiatan penduduk yang tinggi. Pengembangan kota industri terdapat beberapa elemen yang perlu diintegrasikan diantaranya yaitu pemisahan guna lahan industri, konektivitas antar guna lahan, aksesibilitas, infrastruktur dan permukiman di sekitarnya. Kawasan Industri Millennium merupakan kawasan industri terbesar di Kabupaten Tangerang yang berkembang di pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana integrasi Kawasan Industri Millennium dengan wilayah di sekitarnya dalam menuju kota industri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dengan Skala Guttman. Analisis dilakukan pada masing-masing sub variabel yang didukung dengan analisis space syntax, SIG dan analisis VCR untuk mengkonfirmasi nilai pada Skala Guttman. Hasil analisis menunjukan Kawasan Industri Millennium telah terintegrasi dalam hal rencana pemisahan guna lahan, aksesibilitas, ketersediaan RTH publik, dan kelengkapan infrastruktur industri. Sementara itu pada elemen ketersediaan zona pemisah industri, konektivitas dan lokasi permukiman masih belum terintegrasi. Berdasarkan teori, isu dan hasil analisis maka diperoleh integrasi Kawasan Industri Millennium dengan wilayah sekitarnya telah memenuhi 50% dari syarat-syarat menuju kota industri terintegrasi. Kata kunci: infrastruktur industri; integrasi; kawasan industri; kota industri; ruang terbuka hijau publik Abstract The Tangerang Regency has been planning to develop an industrial city in their administrative region. An industrial city is an integrated city that combines industrial estates, residential areas, and commercial areas with a high concentration of population and activities. The development of industrial city has several elements that need to be integrated including the separation of industrial land use, land-use connectivity, accessibility, infrastructure and settlements in the surrounding industrial estate. The case study is Millennium industrial estate, the largest industrial estate developing in the central area of Tangerang Regency. The purpose of this study is to understand to what extent the Millennium industrial Estate is integrated with surrounding areas towards fulfilling the concept of industrial city. This research uses quantitative methods, specifically the the Guttman Scale. The integration analysis is performed on each sub-variable supported by using space syntax, GIS and VCR analysis to confirm the value of the Guttman Scale. The results of the analysis showed that the Millennium industrial estate has been integrated in terms of land use planning, accessibility, availability of public green space, and industrial infrastructures. While the other elements which are availability of industrial separation zones, connectivity and location of settlements are still not integrated yet. Based on the theory, issues and analysis, the results show that the integration of the Millennium industrial Estate with the surrounding areas has fulfilled 50% of the requirements to develop an integrated industrial city. Keywords: industrial city; industrial estate; industrial infrastructure; integration; public green space 1. PENDAHULUAN Sektor industri merupakan sektor potensial yang memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Menurut UU No 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku dan/atau memanfaatkan sumber daya sehingga menghasilkan barang yang mempunyai nilai tambah. Kawasan industri adalah suatu daerah yang didominasi oleh kegiatan industri yang mempunyai fasilitas kombinasi terdiri dari peralatan-peralatan pabrik (industrial plants), sarana penelitian dan laboratorium untuk pengembangan, bangunan perkantoran, bank, serta fasilitas sosial dan fasilitas umum (Dirdjojuwono, 2004). Perkembangan industrialisasi yang