Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan 2017 Vol.02 No.02 Halaman 18-24 eISSN: 2549-6360 Amni, H,. Ruhayati, Y., Sultoni, K. 18 PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PELONTAR BOLA TENIS LAPANGAN BERBASIS MICROCONTROLLER Hazrina Amni, Yati Ruhayati, Kuston Sultoni Program Studi Ilmu Keolahragaan Departemen Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung Email: yienayin04@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuat software dan hardware pelontar bola tenis lapangan berbasis microcontroller. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Research and Development (R&D). Alat yang dibuat menggunakan rangkaian elektronika berbasis microcontroller, alat ini menggunakan aplikasi bluetooth switch 3.0 yang telah diprogram bersama dengan microcontroller. Alat ini menggunakan 4 motor DC, diantaranya 2 motor utama berfungsi sebagai kecepatan dan 2 motor lainnya berfungsi sebagai penggeraknya. Alat ini bekerja secara otomatis ketika pelaksanaan latihan dimulai dengan ditandai klik tombol on maka alat ini akan langsung berfungsi sebagai alat pelontar bola, tanpa harus berkoneksi terlebih dahulu ke bluetooth switch 3.0. Tapi jika tidak berkoneksi maka alat akan berfungsi hanya dengan satu arah lontaran dan satu kecepatan. Maka dari itu dengan adanya bluetooth switch 3.0 yang digunakan pada alat ini, berbagai mode bisa kita pilih sesui dengan kebutuhan penggunanya. Mode yang terdapat pada alat ini yaitu atas, bawah, kiri, kanan, easy, medium, hard, random, on dan off. Setelah diujicobakan bahwa hasil lontaran bola konsisten dan memiliki standar deviasi yang normal, namun dilihat dari data jarak lontaran bola terlihat perbedaan hasil lontaran yang tidak konsisten. Hal ini menunjukan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi jarak itu sendiri yaitu dilihat dari jenis bola dan struktur bola. Kata kunci: Pelontar Bola Tenis Lapangan, Microcontroller, Bluetooth Switch 3.0, Motor DC, Software, Hardware PENDAHULUAN Tenis lapangan merupakan olahraga yang dimainkan menggunakan raket untuk memukul bola melewati net dan memantulkan sampai lawan tidak dapat mengembalikan bola tersebut. Tenis dimainkan pada arena lapangan berbentuk persegi panjang dan dimainkan mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Teknik dasar dalam permainan tenis, salah satunya yaitu adalah teknik pukulan (stroke) atau lebih dikenal dengan nama Ground stroke. Ground stroke diartikan sebagai memukul bola setelah menyentuh lapangan. Tentunya untuk menganalisisnya perlu menggunakan teknologi alat pelontar bola tenis yang canggih yang tujuannya untuk melatih teknik Ground stroke. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa saat ini dalam memperbaiki teknik ground stroke banyak menggunakan alat teknologi yang canggih. Selama ini pelatih tenis lapangan hanya mengarahkan bola secara manual kepada atletnya (feeding), sehingga proses latihan