605 | Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitan dan Pendidikan dan Pembelajaran Vol.4, No.2b (April 2020): 605-614 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI PECAHAN MELALUI PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIK REALISTIK (PTK DI KELAS IV SDN PADASUKA 2 PASIRWANGI GARUT ) Ani Siti Anisah Program Studi PGMI Universitas Garut Jl. Samarang No. 52A Garut Email: sitianisah@uniga.ac.id Ani Yanti Ginanjar Program Studi PGSD Universitas Garut Jl. Samarang No. 52A Garut Email: aniyantiginanjar@uniga.ac.id Dadan Hermawan Program Studi PGMI Universitas Garut Jl. Samarang No. 52A Garut Emai: dadanhermawan446@gmail.com Abstract This research objective is to increase math problem solving competences on fraction through Real Mathematic Education (RME) for 4 th grade students. The type of this research is Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif. The researchers work collaboratively with teachers as the executor on the learning activities. Subject of this research are 4 th grade students in SD Negeri Padasuka 2 Kecamatan Pasirwangi Kab. Garut. Data collecting in this research is using test with short answers which conducted in the end of each cycle and observation by the researchers. Students and teachers learning activity data is analyzed in descriptive- qualitatively while the competence on problem solving data result is analyzed in descriptive-quantitatively with table and percentage visualization. The result of this research shows that Real Mathematic Education which done with RME steps that based on RME characteristics are using contextual problems, model-usage, students contribution, interactive activity, and topic relation can improve students ability to solve the problem. The average score before the activity was 62,78 with learning completeness 37.84%, while on the first cycle is 63,76 with learning completeness 54,05, in the second cycle is 71,57 with learning completeness 75.68%, and lastly, the average score by the third cycle is 73,30 with learning completeness 86,49%. Then it can be concluded that the application of Realistic Mathematics Education (PMR) can increase teacher activity and student activities so that it has an impact on increasing the ability of students to solve the problem of fraction addition and reduction of fractions of grade IV SD Padasuka 2 students. Keywords: Mathematic learning results, Real mathematic education approach, fraction problem solving competences. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika pecahan melalui Pendidikan Matematika Realistik pada siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif. Peneliti berkolaborasi dengan guru sebagai pelaksana kegiatan pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Padasuka 2 Kecamatan Pasirwangi Kab. Garut. Objek dari penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika terkait pecahan melalui penerapan Pendidikan Matematika Realistik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk uraian terbatas yang dilakukan tiap akhir siklus, dan observasi yang dilakukan oleh peneliti. Data aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data hasil tes kemampuan memecahkan masalah dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan penyajian tabel dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pendidikan Matematika Realistik yang dilaksanakan dengan menggunakan langkah-langkah PMR yang didasarkan pada karakteristik PMR yaitu penggunaan masalah kontekstual, penggunaan model, kontribusi siswa, kegiatan interaktif, dan keterkaitan topik dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil evaluasi siswa. Nilai rata-rata sebelum tindakan adalah 62,78 dengan ketuntasan belajar 37,84%, nilai rata-rata siklus pertama adalah 63,76 dengan ketuntasan belajar sebesar 54,05% , nilai rata-rata siklus kedua adalah 71,57 dengan ketuntasan belajar sebesar 75,68%, dan nilai rata-rata siklus ketiga adalah 73,30 dengan ketuntasan belajar sebesar 86,49%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dapat meningkatkan aktivitas guru dan aktivitas siswa sehingga berdampak pada peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah pecahan penjumlahan dan pengurangan pecahan siswa kelas IV SD Negeri Padasuka 2. Kata Kunci: Hasil belajar matematika, Pendekatan matematika realistik, kemampuan memecahkan masalah pecahan.