SINERGI 2019, Volume 17 (2): 214-220 DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi.v17i2.2084 Pengaruh Gas C0 2 dan Refrigeran Dalam Udara Terhadap Efisiensi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Muh. Yusuf Yunus 1 dan Laurasti Aswindah Sari 2 1,2 Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar 90245, Indonesia * yusuf_yunus@poliupg.ac.id Abstract: Application of sunlight energy every time is increasing along with the knowledge that continues to develop over time. One of the sources of solar energy is the Solar Power Plant (PLTS) which uses solar energy for electrical energy. The purposes of this research are to study the effect of CO2 gas for increasing the energy of PLTS and to find the effect of refrigerant gas on the efficiency of PLTS. Data is collected in an integrated electrical laboratory, the data are the voltage, current and intensity of solar radiation. Then the input power, output power and efficiency are calculated. The results of this study are the effect of CO 2 gas on the efficiency of PLTS was not affect the efficiency of PLTS, namely the light intensity of 100 W / m 2 to 380 W / m 2 with a gas contribution of 5% and 10%, can be seen that if output power increase, the efficiency of PLTS is also increase. When using CO 2 gas, the efficiency of PLTS almost the same as normal conditions (without gas). The effect of the refrigerant gas mixture was not enfluence the efficiency of PLTS. When using refrigerant gas of 5% and 10% both R22 and R134 the efficiency of PLTS was the same with CO 2 gas which its efficiency almost the same as normal conditions (without gas). Data with the intensity of solar radiation 100 W/m 2 in normal conditions (without gas) the maximum efficiency that can be obtained is 9.085917% with an output power of 1.061917 watts, when R134 and R22 gas were added at PLTS, it was obtained maximum efficiency at R134 (13,624637% ) Keywords : CO2 gas, refrigerant, PLTS efficiency Abstrak: Pemanfaatan energi cahaya matahari tiap zaman semakin meningkat seiring dengan pengetahuan yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Salah satu pemanfaatan energi cahaya matahari adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang memanfaatkan energi foton cahaya matahari menjadi energi listrik Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh gas CO 2 terhadap efisiensi PLTS dan mengetahui pengaruh gas refrigeran terhadap efisiensi PLTS. Pengambilan data dilakukan di laboratorium kelistrikan terpadu, data tersebut yaitu tegangan, arus dan intensitas radiasi matahari. Selanjutnya dilakukan perhitungan daya input, daya output dan efisiensi. Hasil dari penelitian ini yaitu pengaruh gas CO 2 terhadap efisiensi PLTS yaitu tidak berpengaruh terhadap efisiensi PLTS yaitu pada intensitas cahaya 100 W/m 2 sampai 380 W/m 2 dengan penambahan gas sebanyak 5% dan 10%, dapat dilihat bahwa semakin besar daya output yang dihasilkan maka semakin besar pula efisiensi PLTS. Ketika menggunakan gas CO 2 maka efisiensi dari PLTS hampir sama dari kondisi normal (tanpa gas) dan pengaruh campuran gas refrigeran terhadap efisiensi PLTS yaitu tidak berpengaruh terhadap efisiensi PLTS. Seperti halnya dengan gas CO 2 yang efisiensinya hampir sama dari kondisi normal (tanpa gas), pada saat menggunakan gas refrigeran sebanyak 5% dan 10% baik R22 maupun R134 efisiensi dari PLTS hampir juga sama dari kondisi normalnya. Data dengan intensitas radiasi matahari 100 W/m 2 dalam kondisi normal (tanpa gas) efisiensi maksimal yang dapat diperoleh adalah 9,085917% dengan daya output 1,061917 watt, dan saat penambahan gas R134 dan R22 pada PLTS dimana efisiensi maksimal yang didapatkan, pada R134 yaitu 13,624637% Kata kunci : Gas CO 2 , Refrigeran, Efisiensi PLTS I. PENDAHULUAN Sejalan dengan kemajuan industri yang sangat pesat, maka perkembangan listrik sebagai sumber energi dalam pelaksanaan industri dan perumahan juga semakin berkembang. Dalam perkembangan barang–barang elektronika sendiri sangat pesat, beberapa faktor pendukungnya tentu saja perkembangan alat–alat elektronika yang semakin beragam. Pemanfaatan energi cahaya matahari pada setiap zaman semakin meningkat seiring dengan pengetahuan yang kita dapatkan. Salah satu pemanfaatan energi cahaya matahari adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang memanfaatkan energi foton cahaya matahari menjadi energi listrik. PLTS atau lebih dikenal dengan sel surya ( photovoltaic cells) akan lebih diminati karena dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang relevan dan diberbagai tempat seperti perkantoran, pabrik,