p-ISSN: 2808-2443 e-ISSN: 2808-2222 Volume. 1, No. 1, September 2020 Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business 32 ANALYSIS OF OPTIMAL RAW MATERIAL INVENTORY NEEDS IN SMALL AND MEDIUM INDUSTRIES (STUDY ON NADYA FURNITURE IN AMBON CITY) La Irsan 1 , Jusuf Sahupala 2 , Tina D. Kaisupy³ 1, 2, 3 Universitas Darussalam, Jl. Waehakila Puncak Wara, Ambon, Indonesia Email: lairsan.unidar@gmail.com Article History Received: 12-02-2020 Revision: 26-05-2020 Accepted: 04-09-2020 Published: 05-09-2020 Abstract. The purpose of this research is to determine the need for optimal raw material supplies at Nadya Furniture in Ambon City for a certain period of time, so that there is no delay in raw materials and production targets are set to be achieved. This type of research is qualitative research. The data sources used in this study are primary and secondary data. Data analysis tools used are demand forecasting with time series method and Material Requirement Planning (MRP). The results showed that the optimal order amount for ironwood was 96 meters for January and 396 meters for February, for linggua wood was 1,568 meters for January and 2,616 meters for February, and Linggua Board was 420 meters for January and 920 meters for February 2020. inventory costs for each raw material namely Ironwood Rp. 3,139,744, Linggua Wood Rp. 3,420,016, Hensel cabinet Rp. 2.603.920, House lock Rp. 1.965.768, cupboard handle Rp. 1.965.760, Mirror Rp. 1.765.600, Hensel door Rp. 1.673.400 and Door handle Rp. 2.874.528. Keywords: Raw Material Supply, Material Requirement Planning (MRP) Abstrak. Tujuan penelitan ini adalah menetukan kebutuhan persediaan bahan baku yang optimal pada Mebel Nadya di Kota Ambon untuk jangka waktu tertentu, sehingga tidak ada keterlambatan bahan baku dan target produksi yang ditetapkan dapat tercapai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Alat analisis data yang digunakan adalah peramalan permintaan dengan metode time series dan Material Requirement Planning (MRP). Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya jumlah pesanan optimal untuk kayu besi adalah 96 meter untuk Bulan Januari dan 396 meter untuk Bulan Februari, untuk kayu linggua adalah 1.568 meter untuk Bulan Januari dan 2.616 meter untuk Bulan Februari, dan Papan linggua adalah 420 meter untuk Bulan Januari dan 920 meter untuk Bulan Februari 2020. biaya persediaan untuk setiap bahan baku yaitu Kayu besi Rp. 3.139.744, Kayu linggua Rp. 3.420.016, Hensel lemari Rp. 2.603.920, Rumah kunci Rp. 1.965.768, gagang lemari Rp. 1.965.760, Cermin Rp. 1.765.600, Hensel pintu Rp. 1.673.400 dan Gagang pintu Rp. 2.874.528. Kata Kunci: Persediaan Bahan Baku, Material Requirement Planning (MRP) How to Cite: Irsan, L., Sahupala, J., & Kaisupy, T. D. (2020). Analysis of Optimal Raw Material Inventory Needs in Small and Medium Industries (Study on Nadya Furniture in Ambon City). Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 1 (1), 32-39. http://doi.org/10.54373/ifijeb.v1i1.13