63 BAB III. GENERATOR DAN EKSITASI Baterai dan generator merupakan sumber daya untuk mensuplai arus keperalatan listrik, agar dapat beroperasi. Baterai mensuplai arus keperalatan seperti pada sistem lampu senter, radio portable, dan lampu mobil. Untuk mengoperasikan peralatan peralatan tersebut hanya dibutuhkan arus yang kecil, akan tetapi setiap saat baterai harus diisi kembali agar dapat bekerja secara kontinyu. Pada peralatan lain seperti lampu listrik dan motor - motor listrik yang besar, untuk mengoperasikannya dibutuhkan arus lebih besar dan tegangan lebih tinggi dari baterai. Tipe peralatan seperti ini dioperasikan oleh mesin-mesin listrik yang dinamakan generator. Generator dapat mensuplai arus searah (dc) atau arus bolak balik (ac) serta dapat didisain untuk mensuplai daya yang kecil, sampai yang ribuan kilowatt. 1. LISTRIK DARI MAKNIT Proses pemotongan medan maknit oleh suatu konduktor dinamakan induksi. Listrik dalam bentuk paling sederhana dapat dibangkitkan dengan jalan menggerakkan sepotong kawat pada suatu medan maknit. Listrik, atau tegangan yang dihasilkan akan berlangsung selama ada gerakan diantara konduktor dan medan maknit. Tegangan yang dihasilkan tersebut akan menimbulkan aliran arus apabila ujung-ujung konduktor dihubungkan pada suatu sirkit tertutup, misalnya lampu dan meter-meter. Besarnya tegangan yang dihasilkan dari kanduktor yang memotong medan maknit tergantung pada beberapa faktor. Faktor penentu besar kecilnya gaya gerak listrik (ggl) yang dihasilkan adalah : Kecepatan konduktor memotong medan maknit. Besarnya tegangan akan bertambah sejalan dengan bertambahnya kecepatan konduktor memotong medan maknit. Gambar 1 memperlihatkan suatu kumparan dari kawat / konduktor yang dihubungkan pada suatu meter untuk mencatat besarnya tegangan yang dihasilkan. Kuat medan maknit Gambar 2 memperlihatkan konduktor yang sama, dengan jumlah kumparan dan kecepatan yang sama seperti Gambar 1 Perubahannya hanyalah pada penambahan kuat medan maknitnya sehingga menghasilkan suatu tegangan yang lebih tinggi.